Skip to content

Situs Soso, Peninggalan Sejarah Masa Klasik Di Desa Soso Blitar

Keberadaan Situs Soso di Desa Soso menambah daftar sebaran benda peninggalan sejarah di Kec. Gandusari, Kab. Blitar. Kecamatan Gandusari memang memiliki sebaran benda-benda peninggalan sejarah yang merata hampir di setiap desanya. Butun, Gadungan, Gondang, Slumbung, Sukosewu, Sumberagung, Tambakan masing-masing memiliki peninggalan sejarah dari masa klasik. Untuk Desa Soso ini sebarannya terbagi pada dua lokasi punden desa.

Situs Soso

Sebaran benda peninggalan sejarah pada Desa Soso dapat dijumpai pada Penden Mbah Jlegor dan Punden Mbok Rondo Dadapan. Selain pada dua lokasi tersebut, bisa jadi masih ada sebaran benda sejarah lain di Desa Soso.

Punden Makam Mbah Jlegor

Situs Soso, Peninggalan Sejarah Masa Klasik Di Desa Soso Blitar 1

Punden Mbah Jlegor berada di dekat Blombang Gede yang merupakan salah satu spot wisata menarik di Desa Soso. Punden ini termasuk makam yang dikeramatkan oleh masyarakat setempat. Pada Makam Mbah Jlegor terdapat sebuah umpak kuno berbahan batu andesit.

Punden Makam Mbok Rondo Dadapan

situs soso

Seperti halnya Makam Mbah Jlegor, Makam Mbok Rondo Dadapan ini juga di keramatkan oleh masyarakat setempat. Mereka mempercayai bahwa punden ini adalah makam tokoh yang pada zaman dulu membuka wilayah (babat alas) Soso. Makam Mbok Rondo Dadapan ramai diziarahi setiap malam Jum’at Legi. Pada makam ini terdapat kekunaan berupa kemuncak yang terbuat dari batu andesit. Kemuncak tersebut digunakan sebagai nisan makam.

Fungsi

Benda peninggalan sejarah di Situs Soso jumlahnya tak banyak, sehingga latar belakang kesejarahan dan corak keagamaannya belum dapat ditentukan. Meskipun demikian, fungsi dari benda-benda di Situs Soso masih dapat diketahui. Umpak adalah bagian dari bangunan yang berfungsi untuk menyangga tiang. Tiang bangunan masa klasik biasanya berbahan kayu, agar tidak mudah rusak terkena air tanah, maka bagian bawah tiang dilapisi umpak. Sementara itu kemuncak juga merupakan bagian dari bangunan. Kemuncak kebanyakan hanya berfungsi sebagai hiasan puncak candi ataupun miniatur candi.


Writer: Hadi

Participant: Hadi, Nidu

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan