Skip to content

Pantai Popoh, Primadona Wisata Pantai di Tulungagung

Siapa yang tak kenal dengan Pantai Popoh Tulungagung? Sebelum pantai-pantai seperti Lumbung, Kedung Tumpang, Sanggar, dan lainnya booming, Pantai Popoh sudah lebih dulu dikenal dan menjadi primadona wisata pantai di Tulungagung. Ketenarannya sudah diakui di antero Jawa Timur, bahkan sudah melekat dengan nama Tulungagung sendiri. Belum lengkap rasanya jika mengunjungi Tulungagung tanpa mampir di Pantai Popoh.

Kami rasa hingga kini pun Pantai Popoh masih menjadi salah satu primadona wisata pantai di Tulungagung. Pantai Popoh menawarkan lebih dari sekedar keindahan alam, dengan lebih menawarkan suasana nyaman saat berkunjung di pantai. Fasilitas pendukung di pantai ini sangat lengkap. Vila, balai pertemuan, kamar mandi, masjid, panggung hiburan, pasar ikan, toko-toko suvenir, kantin, dan area parkir yang luas akan membuat travelers sekalian nyaman mengunjungi Popoh. Kenyamanan itu juga ditunjang oleh suasana pantainya yang teduh.

Untuk menjadi seperti ini, Pantai Popoh telah melewati perjalanan sejarah yang panjang. Berdasarkan prasasti yang ada di Pantai Popoh, pantai ini dibuka oleh Tumenggung Yudonegoro, tokoh era Mataram Islam. Prasasti tersebut dibuat oleh perintis pengembang Pantai Popoh yaitu Bapak Soemiran pada tahun 1972. Jadi, pantai ini telah dikembangkan sejak tahun 70an. Bapak Soemiran meninggal pada tahun 1995 dan dimakamkan di Padepokan Retjo Sewu di kawasan Pantai Popoh. Retjo Sewu ini sekaligus menjadi daya tarik tambahan dari Pantai Popoh.

Panorama utama yang dapat kalian saksikan di Pantai Popoh adalah pemandangan Teluk Popoh yang indah. Jika pandangan di arahkan sedikit ke timur kalian juga dapat menyaksikan dermaga dengan kapal-kapalnya yang menarik. Jika pandangan diarahkan ke barat kalian dapat menyaksikan bentangan Pantai Sidem, Gemah, hingga Klatakan. Saat air laut sedang surut kalian juga dapat sedikit turun dan bermain air di karang-karang bibir pantai.

Tiket masuk Pantai Popoh cukup terjangkau yakni sebesar Rp. 10.000,- per orang. Tiket tersebut sudah termasuk dengan tiket masuk Pantai Sidem. Di timur Pantai Popoh sebenarnya ada Pantai Coro, namun nanti kalian akan dikenai tiket lagi saat memasuki kawasan Pantai Coro.

Bagi travelers sekalian yang sudah sering mampir ke Tulungagung tapi belum pernah singgah di Pantai Popoh, cobalah sekali-kali untuk mampir. Atau bagi para traveler senior yang mungkin memiliki bayak kenangan di Pantai Popoh ayo datang lagi ke mari. Pantai Popoh secara administratif masuk dalam wilayah Desa Besole, Kec. Besuki. Rutenya cukup mudah, dari Tulungagung silahkan menuju ke selatan ke arah Boyolangu. Lanjutkan ke Campurdarat hingga tiba di lampu merah Polsek Campur darat. Dari situ belok ke kiri (ke selatan) mengikuti petunjuk arah yang sudah tersedia hingga di lokasi pantai. Dari arah Trenggalek kalian dapat menuju Popoh dari arah Bandung, kemudian di lampu merah Polsek Campurdarat belok ke kanan mengikuti petunjuk arah.

Kondisi jalanan menuju Pantai Popoh sangat bersahabat. Jalannya sudah aspal hingga di lokasi pantai. Seperti pantai-pantai lain di Tulungagung, kalian juga harus melalui jalur pegunungan, namun di sini jalur pegunungannya tak terlalu panjang dan lebih landai. Selama bertandang ke Pantai Indah Popoh. 😀


Writer : Galy Hardyta

Participant : Galy, Tiko

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *