Skip to content

Perkebunan Kopi Karanganyar Blitar

Perkebunan Kopi Karanganyar diam diam menjadi fenomenon dan viral dikalangan para traveler. Semenjak perkebunan yang dikelola oleh PT. Harta Mulia ini dibuka sebagai destinasi wisata pada awal 2016, tempat ini tak pernah sepi dari pengunjung.  Banyak alasan yang membuat perkebunan  ini digandrungi para traveler, salah satunya karena tempat ini memiliki spot-spot foto yang ikonik.

Salah satu spot andalan di Perkebunan Kopi Karanganyar adalah sebuah bangunan dengan tulisan “DE KARANGANJAR KOFFIEPLANTAGE”. Tulisan tersebut di tulis dalam bahasa Belanda yang berarti Perkebunan Kopi Karanganyar. Hem… aroma kolonial bergitu terasa di sini.

Selain menyuguhkan keindahan bangunan-bangunan klasik, Perkebunan Karanganyar juga memanjakan pengunjungnya dengan unsur-unsur budaya. Perkebunan ini juga memiliki event budaya tahunan yang tak boleh terlewatkan, yakni ritual petik kopi atau Manten Kopi. Rutual ini diselenggarakan untuk menandai musim petik dan giling. Dilaksanakan di sekitar area perkebunan hingga ke Makam / Punden Nitisari Gadhung Melati dan mata air Kucur 35.

Selain hal-hal yang telah tersebut di atas, pada Perkebunan Kopi Karanganyar juga dikembangkan museum purnabakti, museum pusaka, toko suvenir, play ground, camping ground dan masih banyak lainnya. Hingga tulisan ini diterbitkan perkebunan ini masih terus berbenah dan mengembangkan diri menjadi destinasi  wisata yang lebih komperhensif.

Perkebunan Kopi Karanganyar secara administratif terletak di Dusun Karanganyar, Desa Modangan, Nglegok, Kab. Blitar. Letak perkebunan ini cukup strategis karena berada tak jauh dari Kawasan Wisata Penataran dan sejalur dengan beberapa destinasi wisata Blitar utara lainnya. Untuk menuju Perkebunan Karanganya berikut rute yang bisa digunakan: Pertigaan Pasar Penataran ambil kanan ke arah Desa Modangan – Sesampai perempatan Kantor Desa Modangan ambil kiri searah dengan petunjuk arah menuju Arca Warak dan Kampoeng Melon – Ikuti jalan yang tersedia hingga tiba di kawasan Perkebunan Karanganyar. Selamat mencoba 😀

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *