Skip to content

Pantai Pasur, Mutiara Hitam dari Blitar Selatan

pantai-pasur-blitarPantai Pasur Blitar

Selain Makam Bung Karno serta beberapa candi peninggalan leluhur, di Blitar juga terdapat banyak pantai. Hanya saja pantai-pantai di Blitar tergolong kecil. Namun demikian, keberadaan pantai-pantai tersebut tidak kalah cantik dengan pantai-pantai lain di Indonesia. Dari beberapa pantai yang ada, masing-masing memiliki ciri khas yang berbeda-beda, terutama pasirnya yang beraneka ragam. Ada yang berpasir putih, pasir hitam (besi), pasir biasa, pasirnya Gaara.    Lhohh,,,?? 😛

Dari sekian pantai yang ada, kali ini D’Trav mencoba mengintip Pantai Pasur. Pasur adalah pantai berpasir hitam yang berada di wilayah Desa Bululawang, Kecamatan Bakung Kab. Blitar. Kurang lebih 45 Km dari Kota Blitar. Rute menuju Pantai Pasur cukup sederhana, dari Kota Blitar arahkan perjalanan ke Pantai Tambakrejo. Sampai perempatan Gawang lanjutkan ke arah Bakung (Monumen Trisula). Selanjutnya ikuti arah ke Pantai Pangi. Ikuti saja jalan yang ada. Kantor Desa Bululawang lurus hingga bertemu perempatan (seperti pertigaan) yang ada gardunya. Dari sana lurus saja dan kalian akan tiba di Pantai Pasur.

pasurAkses jalan yang tersedia cukup sulit karena kondisi aspal yang rusak dan berlubang. Jalan tidak terlalu lebar namun cukup untuk masuk satu mobil dan satu motor. Di sepanjang jalan yang naik turun dan berkelok-kelok akan disuguhi pemandangan persawahan yang cukup untuk mencuci mata. Jika musim hujan tiba, jalan menjadi lebih sulit karena banyaknya lumpur dari ladang pertanian warga yang ikut hanyut mengalir di jalan.

Mendekati lokasi, jalan mulai berpasir dan susah dilalui kendaraan. Banyak gundukan pasir mirip dengan yang ada di Pantai Parangtritis, bedanya disini warnanya hitam. Di tengah pantai juga terdapat gundukan pasir yang lumayan besar, mungkin gundukan tersebut merupakan sisa-sisa penambangan pasir besi yang dulu pernah beroprasi di sini.

Pantai Pasur memiliki potensi yang bisa dikembangkan dan menjadi daya tarik wisata, bukan hanya sebagi ladang pasir besi seperti yang sudah-sudah. Pasirnya yang berwarna hitam sebenarnya begitu menawan. Eksotikanya yang berpadu dengan keasrian alam sekitar membuat pantai ini layak untuk dikunjungi. Apa lagi di sisi timurnya terdapat pulau karang yang indah.

pantai-pasurMengingat pantai ini menghadap ke laut lepas, pengunjung harus tetap berhati-hati dan tidak terlalu bermain ke tengah laut.

Sisi barat Pantai Pasur juga tak kalah indahya. Di sana terdapat muara sungai raksasa yang menyuguhkan panorama super keren. Te O Pe deh pokoknya. Bayangin aja, perpaduan muara yang tenang, langit biru, dipadu dengan rona bukit yang masih hijau. Benar-benar nikmat Tuhan yang tak terpungkiri. Para traveler sekalian bisa juga main air disana. Di buat renang aman kok. Bagi yang gak bisa renang gak usah khawatir, di sisi selatan lumayan dangkal.

sungai-pasurDengan menyiarkan keindahan yang dimilikinya, diharapkan kedepanya bisa meningkatkan jumlah traveler yang datang ke pantai ini. Seiring dengan bertambahnya traveler yang datang, diharapkan juga terjadi peningkatan fasilitas umum karena di sekitar pantai ini fasilitasnya masih minim.

Memang semua memerlukan proses dan biaya yang tidak sedikit untuk membuat Pantai Pasur layak dikunjungi. Bila semua wong Blitar ikut menggembar-gemborkan diiringi perawatan dan atau rehabilitasi, tidak menutup kemungkinan Pantai Pasur juga bisa menjadi salah satu wisata andalan Kabupaten Blitar kang kawentar ini.

Ayo ramaikan Pasur!! 🙂


Writer: @kanaka139 / Upeck

Photographer: @kanaka139 & Ardi

Participant: Anggun, Bagus, Upeck, Ali Moes, Ardi, Chusna, Hesti, Kunti, Khotmi Puji, Nicko dan Bunda, Pita, Shara, Wahyu

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *