Skip to content

Menengok Kawah Gunung Kelud, Pendakian Via Tulungrejo Blitar

Berburu pengalaman mendaki gunung kadang tak perlu jauh jauh ke luar Blitar. Blitar aja punya banyak gunung, sayang banget kalau kita orang Blitar sendiri kagak tau hehehe. Saat ini yang lagi melejit adalah pendakian Gunung Kelud via Blitar. Setelah dalam perjalanan yang lalu kami menjajal pendakian Kelud via Karangrejo, kini giliran Tulungrejo kami jajal.

Perjalanan kami mulai dari rumah Bagus di Tuliskriyo, dekat Kota Blitar. Untuk menuju jalur pendakian di Desa Tulungrejo Kecamatan Gandusari, kami mengikuti rute menuju Obyek Wisata Rambut Monte karena rutenya searah. Setiba di gapura masuk Desa Tulungrejo kami mulai mencari rute menuju jalur pendakian. Setelah menjumpai masjid kami berbelok ke kiri, selanjutnya bertemu perempatan belok ke kanan menuju pemukiman terakhir. Biasanya pendaki menitipkan kendaraanya di rumah Pak Dasuki tetapi kami menitipkan kendaraan di rumah anak Pak Dasuki yang berada tidak jauh dari sana. Setelah menitipkan kendaraan kami pun briefing dan berdoa agar diberi kelancaran dalam perjalanan. Pendakian pun dimulai.

kelud via tulungrejo blitar

Dari pemukiman terakhir kami berjalan hingga menjumpai Plang Pendakian Gunung Kelud. Dari sana kami belok ke kiri memasuki hutan pinus. Jalannya mulai nanjak hingga di pos 1. Pos 1 ditandai dengan bangunan gubug sederhana. Waktu yang kami butuhkan kurang lebih 1,5 jam dari start hingga tiba di sini. Selanjutnya kami meneruskan perjalanan lagi menuju pos 2 (plangkat). Perjalanan dari pos 1 ke pos 2 kami tempuh dalam waktu 1,5 jam. Jalan dari pos 1 ke pos 2 ini agak berat karena medannya nanjak terus. Setiba di Pos 2 kami beristirahat sejenak sambil memasak air buat nyeduh kopi, itung-itung bisa menghangatkan tubuh. Setelah cukup istirahat perjalanan dilanjutkan lagi menuju pos 3 (gunung tumpak) atau pos terakhir. Alhamdulillah jalannya gak seberat yang tadi. Waktu tempuh kami untuk sampai pos 3 kurang lebih 1 jam.

Sesampainya di pos 3 kami terkejut karena bertemu teman-teman lain yang juga melakukan pendakian. Kami bertemu Mas Upeck, Nanang, Eliyana, Aguf, Dea, dan Fariz yang udah sampai duluan di pos 3. Setelah say hello kami mendirikan tenda, memasak, dan bergabung dengan rekan-rekan lain. Setelah malam mulai larut kami pun memutuskan untuk beristirahat dan melanjutkan pendakian esok di pagi hari.

Setelah pagi tiba. Kurang lebih pada pukul 05.30 WIB, bersama rekan-rekan lainnya kami beranjak menuju puncak dan kawah Gunung Kelud. Waktu tempuh kami kurang lebih 1,5 jam karena kami gak memburu waktu. Sesampai di puncak viewnya benar-benar amazing.

pendakian tulungrejo blitarPemandangan lautan pasir di puncak Kelud

travellers in kelud via tulungrejoKawah Gunung Kelud pasca erupsi sebagai daya tarik utama

kawah kelud pasca erupsiKawah Gunung Kelud menganga bekas erupsi tahun 2014

pendakian kelud via tulungrejoKami bisa manyaksikan kemegahan Kelud dari sudut pandang yang berbeda

Gimana viewnya? Keren kan? Menurut kami, jalur pendakian ini harusnya lebih mendapat perhatian lagi dari Pemerintah Blitar karena menawarkan pemandangan yang pecah dan memberikan pengalaman pendakian yang mengesankan. Ayo ke Kelud via Blitar.


Writer : Dafid

Editor : Galy Hardyta

Photographer : Dafid

Participants: Bagus, Dafid, Aima

2 Comments

  1. firman firman

    itu estimasi waktunya jadi berapa jam? bisa ga kalo ga ngecamp?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *