Skip to content

Situs Reco Guru, Makam Raja Wanita Majapahit di Tulungagung?

situs reco guru

Situs Reco Guru atau kadang ditulis Co Guru sebenarnya masih merupakan bagian dari Situs Tulungrejo. Situs ini tak sendiri, kurang lebih 300 meter di timurnya dapat dijumpai sebaran kekunaan lain yang disebut Reco Manten. Kedua kekunaan tersebut secara umum disebut Situs Tulungrejo. Untuk Situs Reco Manten kami ulas dalam artikel tersendiri.

Letak

Situs Reco Guru secara administratif berada di Desa Tulungrejo, Kec. Karangrejo, Tulungagung.

Rute

Situs Reco Guru berada tak jauh dari ruas Jalan Raya Jeli yang menghubungkan Karangrejo Tulungagung dengan Mojo Kediri.

Dari Tulungagung

Dari Tulungagung silakan menuju Ngujang. Pertigaan Lampu Merah Ngujang (Sebelum Jembatan Ngantru) belok ke kiri menuju ke arah Karangrejo. Perempatan Lampu Merah Karangrejo belok ke kanan ke arah Kediri (Ploso/ Mojo). Ikuti Jalan Raya Jeli. Pada pertigaan Kantor Desa Jeli akan dijumpai rambu petunjuk arah menuju Situs Tulungrejo. Ikuti arah yang ditunjukkan hingga tiba di lokasi situs.

Dari Blitar

Dari Blitar arahkan perjalanan ke Ngantru. Pertigaan Jembatan Ngantru belok ke kiri. Kemudian di Pertigaan Lampu Merah Ngujang belok kanan hingga menjumpai Perempatan Lampu Merah Karangrejo. Dari sini tinggal mengikuti rute yang sama dengan penjabaran rute Tulungagung di atas.

Dari Kediri

Dari Kediri silakan menuju Mojo kemudian menyeberangi jembatan Jeli untuk tiba di Tulungagung. Ikuti terus Jalan Raya Jeli hingga tiba di Pertigaan Kantor Desa Jeli. Dari pertigaan tersebut belok ke kanan mengikuti rambu petunjuk arah menuju Situs Tulungrejo.

Dari Trenggalek

Dari Trenggalek silakan menuju Kalangbret Tulungagung. Pertigaan Lampu Merah Puskesmas Kauman belok ke kiri mengikuti rambu petunjuk arah ke Jombang Kediri Surabaya. Ikuti jalan raya yang relatif lurus tersebut hingga tiba di Perempatan Lampu Merah Karangrejo. Dari sini lurus saja kemudian mengikuti rute yang sama dengan penjabaran rute Tulungagung di atas.

Situs Reco Guru

Yoni Nagaraja

Situs Reco Guru, Makam Raja Wanita Majapahit di Tulungagung? 2

Situs Reco Guru terdiri dari beberapa umpak, sebaran bata kuno dan dua buah Yoni. Salah satu yoni Reco Guru ceratnya telah patah dan tubuhnya juga pecah. Sementara itu yoni yang lain wujudnya sangat unik karena ceratnya disangga oleh naga bermahkota (Nagaraja). Pelipit yoni tersebut juga dihiasi dengan pahatan-pahatan yang indah. Kedua Yoni Reco Guru tidak memiliki lubang untuk menancapkan lingga, sehingga muncul dugaan bahwa yoni tersebut belum selesai di buat, atau mungkin juga yoni tersebut sebenarnya adalah lapik arca. Dahulu pada situs Reco Guru memang pernah ditemukan arca tokoh wanita. Arca tersebut dikenal sebagai Arca Suhita yang saat ini disimpan di Museum Nasional Jakarta.

Arca Suhita

Berdasarkan kemewahan pakaian dan perhiasan yang digunakan, sejumlah peneliti seperti Jan Fontein, R. Soekmono, dan Satyawati Suleiman mengidentifikasikan arca ini sebagai arca perwujudan seorang raja wanita. Menurut ketiga ahli tersebut, Ratu Suhita dari Majapahit adalah tokoh yang paling mungkin diabadikan dalam bentuk arca ini. Sementara itu, Kempers berpendapat bahwa Arca Suhita ini merupakan penggambaran Dewi Parwati.

Situs Reco Guru, Makam Raja Wanita Majapahit di Tulungagung? 3

Sayangnya kaitan antara Suhita dan Parwati masih sulit dibuktikan. Sebab meskipun termasuk sebagai salah satu tokoh besar pada masanya, kisah tentang Suhita hanya terekam di Kitab Pararaton. Kisahnya pun tak banyak disinggung selain hanya perihal genealogi, masa pemerintahan, serta tahun wafat. Perihal agama dari Suhita tak disinggung dalam Pararaton.

Pendharmaan Suhita

Jika benar bahwa arca tokoh wanita yang berasal dari Situs Reco Guru ini adalah perwujudan Ratu Suhita, maka mungkin Situs Reco Guru ini merupakan sebuah bangunan pendharmaan. Bangunan atau candi pendharmaan secara awam disebut candi makam. Sebenarnya Raja yang meninggal tidak benar benar dimakamkan jasadnya di candi, melainkan dibangunkan candi dan diwujudkan sebagai dewa yang mereka puja semasa hidupnya. Dalam Pararaton pendharmaan Ratu Suhita disebut sebagai Singajaya. Berikut kutipannya:

Bhre Parameswara mokta, sang mokta ring Wisnubhawana i saka naga gagagni sitangsu, dhinarmeng Singhajaya. Bhre Keling mokta dhinarmeng Apaapa. Bhre Prabhu Stri moktai saka nawarasagni sitangsu tunggaldhinarmeng Singhajaya.

Artinya:

Baginda Parameswara wafat, ia wafat di Wisnubhawana pada tahun saka Ular Golongan Api Bulan (1359), dicandikan di Singajaya. Baginda Keling wafat dicandikan di Apaapa. Sri Ratu Prabu Stri wafat pada tahun saka sembilan rasa api bulan (1369), dicandikan di Singajaya.

Berdasarkan uraian Pararaton di atas diketahui ada dua tokoh yang didharmakan di Singajaya, yakni Suhita dan Bhre Parameswara. Bhre Prabhu Stri adalah nama lain Suhita, sedangkan Bhre Parameswara adalah suaminya. Lalu apakah Singajaya tersebut adalah Situs Reco Guru? Atau mungkin juga meliputi seluruh Situs Tulungrejo termasuk Reco Manten?

Situs Reco Guru, Makam Raja Wanita Majapahit di Tulungagung? 4


Writer: Galy Hardyta

Sumber:

Participant: Galy, Hadi, Rendro, Hilmi, Nidu, Riris, Wulan

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan