Skip to content

Napak Tilas 10 Tahun DTravellers di Selomangleng Kediri

Cerita-cerita perjalanan DTravellers dimulai di Selomangleng Kediri pada 19 Januari 2009 silam. Di tahun 2019, setelah 10 tahun berlangsung, DTrav kembali menyambangi tempat tersebut untuk mengingat tonggak awal dari semua perjalanan yang telah terlalui. Sebenarnya sebelum napak tilas ini dilakukan, kami sudah pernah kembali ke Selomangleng pada tahun 2013 silam untuk menghadiri sebuah kegiatan yang diselenggarakan teman-teman PASAK Kediri. Baru lah pada momen napak tilas ini, perjalanan ke Selomangleng benar-benar kami khususkan untuk mengingat tonggak awal perjalanan DTravellers Blitar.

Tak ada perbedaan yang mencolok antara kegiatan ini dengan opentrip-opentrip rutin yang biasa kami lakukan. Kami berkunjung, mengamati, mendengar pemaparan dari narasumber, menjaga keakraban, makan bersama dan foto bersama. Semua dibalut dengan sederhana sebagaimana ciri khas kegiatan-kegiatan DTrav yang sudah lalu. Urutan perjalanan pun tidak sama persis dengan apa yang pernah dilakukan pada tahun 2009 silam. Perjalanan kami buat fleksibel, santai, menyenangkan dan bermakna. 😀 Berikut sejumlah dokumentasi kegiatan Napak Tilas 10 tahun DTravellers Blitar di Selomangleng Kediri.

Berkunjung ke Museum Airlangga Kediri

Suatu kehormatan bagi kami dapat menyambangi Selomagleng sambil dipandu oleh teman-teman PASAK. Dalam kegiatan ini, Mas Jeje dari PASAK menemani dan memandu kami selama kegiatan berlangsung.

Kami mendapat kesempatan khusus untuk berkunjung ke Pura Penataran Agung Dewi Kili Suci yang berlokasi tak jauh dari Gua Selomangleng.

Kami juga melakukan pendakian seperti perjalanan awal DTrav yang lalu, namun kali ini yang didaki bukan Bukit Maskumambang melainkan lereng gunung Klotok untuk mengunjungi Candi Klotok.

Dari puncak Candi Klotok kami dapat menyaksikan hamparan Kota Kediri beserta pemandangan Bukit Maskumambang.

Puncak Candi Klotok

Perjalanan yang telah berlangsung selama sekian tahun telah membuat DTrav bertemu dengan banyak teman dan sahabat yang berharga. Kini dan seterusnya DTrav adalah keluarga. Semoga DTrav selalu berkembang menuju arah yang lebih baik.

Artikel lama perjalanan pertama D’Travellers di Selomangleng dapat diunduh di sini

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *