Skip to content

Wahyu Fajar Giri, Penyanyi Jawa Muda Inspiratif dari Tulungagung

Wahyu Fajar Giri, Penyanyi Jawa Muda Inspiratif dari Tulungagung 6

Semangat hari sumpah pemuda di tahun 2024 telah mengispirasi DTrav untuk menyajikan sebuah artikel yang berbeda dari sebelumnya. Travelers sekalian akan kami ajak mengenal sosok pemuda asal Tulungagung yang akhir-akhir ini viral dikancah permusikan Indonesia. Siapakah dia? Iya betul sekali, beliau adalah Wahyu Fajar Giri, yang dikenal dengan singlenya “Lamunan”. Single dengan makna penuh nilai yang dipadukan dengan sopan satun khas Jawa membuat setiap lirik yang dilantunkan menjadi candu bagi pendengarnya. Mari kita simak biografi dari Wahyu Fajar Giri.

Biografi

Wahyu Fajar Giri lahir pada tangal 28 Agustus 2005 tepatnya di Dusun Ngluweng, Desa Ngubalan, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung. Wahyu Fajar Giri tumbuh di tengah lingkungan sosial pedesaan yang khas. Saat kanak-kanak beliau sering bermain kelereng, layang-layang dan memancing bersama teman-temanya. Semasa kanak-kanak hingga remaja beliau mengenyam pendidikan di SDN 2 Ngubalan dan SMPN 2 Tulungagung. Pada tahun 2024 beliau tengah menempuh pendidikan di SMKN 8 Surakarta jurusan penataan karawitan.

Perjalanan karir seni Wahyu Fajar Giri dimulai sejak dini dimulai dari umur 2 tahun. Darah seninya turun langsung dari sosok inspiratornya, yaitu sang ayah, Bapak Samsuri seorang pelaku seni ludruk dan barongan jaranan Senterewe asli Tulungagung. Dukungan untuk menggeluti dunia seni juga datang dari sang ibu. Sang ibunda sangat mendukung Wahyu Fajar Giri untuk terjun ke dunia pewayangan sebagai dalang. Pesan dari sang ibu untuk belajar menjadi dalang secara tekun selalu beliau ingat.

Saat masih kelas 4 SD, di tahun 2017 Wahyu Fajar pernah mengikuti lomba karawitan mewakili Kalidawir yang kontingennya berasal dari seluruh penjuru kecamatan. Memasuki kelas 5 SD Wahyu Fajar memulai menekuni dunia dalang. Beliau menimba ilmu pedalangan sekitar 10 bulan di Sanggar Seni Budi Luhur yang dimpimpin oleh Mbah Hadi Sanyoto di Desa Doroampel. Setelah tekun belajar dan berlatih mendalang, Wahyu Fajar berkesempatan menjadi finalis lomba dalang cilik tingkat kabupaten tahun 2017. Beliau menyabet gelar dalang cilik tervaforit tingkat sekolah dasar. Setelah menyabet gelar tersebut perjuangan Wahyu Fajar kecil berlanjut ke tingkat provinsi. Di tingkat provinsi beliau mendapatkan predikat Catur (Dialog wayang) terbaik, juara 1. Perjuangan keras Wahyu Fajar Giri akhirnya mengantarkan beliau ke kompetisi level nasional di Universitas Negeri Yogyakarta. Sayangnya di titik ini Fajar belum mendapatkan predikat juara. Namun pastinya beliau memperoleh pengalaman yang sangat berharga. Untuk saling bertukar ilmu, menambah pengalaman dan mengayomi dalang muda di Tulungagung, Wahyu Fajar Giri membentuk Paguyuban Dalang Muda Tulungagung.

Siapa sangka, kesempatan yang membawa Wahyu Fajar Giri ke level lebih tinggi dalam dunia seni justru berasal dari lagu Jawa. Diceritakan bahwa mulanya beliau hanya berniat menulis sebuah lirik lagu untuk dirinya sendiri. Karya awal Fajar adalah single berjudul Lamunan. Audio asli lagu tersebut beliau adaptasi dari lagu China. Karena ada unsur adaptasi dari lagu China, sempat ada isu miring mengenai lagu lamunan. Akan tetapi, Wahyu Fajar Giri dapat meluruskannya.

Awal mula di unggah di media sosial, single “Lamunan” belum banyak memperoleh reaksi dari netizen. Setelah sekitar 3 bulan berjalanan, lantunan indah tersebut diunggah di TikTok dalam bentuk potongan-potongan. Tanpa disangka upaya tersebut membuat short video Lamunan viral. Para netizen akhirnya menemukan versi full lagu Lamunan di Chenel YouTube Wahyu Fajar Giri.

Setelah viral, lagu Lamunan sempat berkendala karena didaftatkan sepihak ke publisher oleh pihak yang tak bertanggung jawab. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut Wahyu Fajar Giri berdiskusi dengan teman bernama Mas Puguh, yang saat ini menjadi manajer beliau. Berdasarkan hasil diskusi akhirnya Wahyu Fajar Giri bergabung dengan Publisher Damar Langit asal Bayuwangi.  Setelah bergabung pada Publisher Damar Langit karir Wahyu Fajar Giri semakin melejit.

Wahyu Fajar Giri, Penyanyi Jawa Muda Inspiratif dari Tulungagung 7

…

Melalui kisah perjalanan inspiratif Wahyu Fajar Giri di atas, semoga travelers sekalian dapat memetik pelajaran. Bakat, hobi dan kesempatan merupakan anugerah Tuhan yang harus dijaga dan diperjuangkan. Melalui lika-liku dan ketekunannya, Wahyu Fajar Giri menjadi salah satu sosok pemuda inspiratif yang dapat diteladani.


Writer: Deiki

Narasumber: Wahyu F. Giri

Participants: Deiki, Khalisa Nirmala Saraswati & Nailul Muna Nur Intan Rahmania

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari D'Travellers

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca