Skip to content

Situs Punden Gumuk Blitar, Jejak Cagar Budaya Masa Klasik di Hutan Brongkos Part I

situs punden gumuk blitar

Situs Punden Gumuk.

Hutan Brongkos adalah kawasan yang tidak asing lagi bagi masyarakat Blitar atau pun travelers yang kerap melakukan perjalanan Blitar – Malang. Ya, hutan ini memang dilintasi jalan raya yang menghubungkan Blitar – Malang via Kesamben. Di dalam belantaranya, Brongkos menyimpan jejak peninggakan sejarah masa klasik bercorak hindu-buddha. Salah satunya adalah Situs Punden Gumuk dan yang lainnya adalah Situs Mejo Miring Brongkos. Pada perjalanan kali ini DTrav akan mengulas Situs Punden Gumuk. Yuk ikuti ulasannya.

Lokasi dan Rute

Situs Budaya Punden Gumuk berada di area Perhutani Blitar, BKPH Kesamben, RPH Plangi. Situs ini secara administratif berada di wilayah Dusun Brongkos, Desa Siraman, Kesamben, Blitar. Untuk menuju lokasi situs ini gampang-gampang susah.

Jika travelers sekalian berada di jalan raya kawasan Hutan Brongkos, silakan masuk ke Dusun Brongkos dengan melewati Gapura tak jauh dari jalur perlintasan kereta api. Ikuti jalan dusun hingga menjumpai SDN Siraman 04 dan Masjid Nurul Huda. Di antara SD dan Masjid tersebut terdapat gang, silakan belok ke kiri ke arah barat. Ikuti jalan tersebut hingga mentok ke hutan. Nah, dari sini mulai perlu kejelian. Begitu mentok dan bertemu hutan. Segeralah cari jalan setapak terdekat untuk masuk hutan. Susuri jalan tersebut untuk untuk tiba di Situs Punden Gumuk.

Sebenarnya untuk menuju lokasi hutan bisa melalui gang mana saja, namun rute yang kami sampaikan di atas adalah rute terdekat. Apa bila berbelok ke kiri pada gang sebelum tiba di SDN Siraman 04, travelers sekalian juga akan tiba di lokasi hutan yang sama, namun agak jauh dari lokasi Punden Gumuk. Ada benefit tersendiri apa bila kalian menyusuri rute ini. Kalian akan menjumpai apa yang disebut sebagai Punden Jati Payung (ada yang menyebutnya Situs Jati Payung) di area pemukiman. Pada punden ini terdapat arca yang belum selesai (unfinished statue). Apakah arca tersebut termasuk peninggalan klasik? Bagaimana menurut kalian?

punden jati payung

Punden Jati Payung.

Mari kembali ke ulasan Situs Punden Gumuk.

Deskripsi Situs

Berdasarkan namanya, diduga sebelum ditemukan kembali Situs Punden Gumuk merupakan sebuah bukit kecil. Gumuk adalah kata dalam bahasa Jawa yang berarti bukit kecil. Situs Punden Gumuk terdiri dari kumpulan benda-benda cagar budaya. Dari tahun ke tahun situs ini terus mengalami perubahan baik penatan maupun ragam atau jumlah koleksinya.

Pertama kali interaksi DTrav dengan situs ini adalah pada tahun 2012. Kala itu kami memperoleh informasi tentang situs ini dari Wikimapia dengan nama Candi Gumuk. Kumpulan benda cagar budaya yang kami jumpai adalah dorpel (ambang pintu), fragmen arca tokoh, lingga, sebaran bata kuno dan yoni (ceratnya patah dan bagian atasnya tertutup sedemikian rupa). Terdapat rumah sederhana di samping benda-benda tersebut. Rumah tersebut dalam kondisi tertutup sehingga kami tidak mengetahui apa yang disimpan di dalamnya.

Situs Punden Gumuk Blitar, Jejak Cagar Budaya Masa Klasik di Hutan Brongkos Part I 19

Situs Punden Gumuk tahun 2012.

Situs Punden Gumuk Blitar, Jejak Cagar Budaya Masa Klasik di Hutan Brongkos Part I 20

Fragmen arca dan lingga Situs Gumuk.

Situs Punden Gumuk Blitar, Jejak Cagar Budaya Masa Klasik di Hutan Brongkos Part I 21

Tumpukan bata kuno Situs Gumuk tahun 2012.

Selanjutnya pada tahun 2015 kami kembali mengunjungi Situs Punden Gumuk. Ragam koleksi yang terdapat di situs ini bertambah dengan adanya fragmen arca bagian telapak kaki.

Situs Punden Gumuk Blitar, Jejak Cagar Budaya Masa Klasik di Hutan Brongkos Part I 22

Bertemu pemelihara Punden Gumuk tahun 2015.

Situs Punden Gumuk Blitar, Jejak Cagar Budaya Masa Klasik di Hutan Brongkos Part I 23

Fragmen arca bagian badan dan telapak kaki.

Pada tahun 2025 ragam koleksi di situs ini kembali berubah. Banyak koleksi yang sudah tidak dapat dijumpai lagi. Setidaknya masih dapat dijumpai dorpel, sebaran bata kuno dan yoni. Bangunan rumah yang dahulu ada di samping kumpulan benda cagar budaya telah dibongkar. Pada bekas rumah tersebut terdapat dorpel lain dan fragmen arca. Fragmen arca yang kami jumpai kali ini adalah bagian pinggul ke bawah, berbeda dari fragmen arca bagian tubuh yang kami jumpai di tahun 2012 dan fragmen telapak kaki yang kami jumpai di tahun 2015. Apakah fragmen-fragmen tersebut berasal dari satu arca? Kami sedikit ragu. Fragmen arca bagian badan tampak berasal dari arca penuh (arca lepas) sedangkan fragmen arca bagian pinggul tampak memiliki stela (sandaran).

Situs Punden Gumuk Blitar, Jejak Cagar Budaya Masa Klasik di Hutan Brongkos Part I 24

Situs Punden Gumuk 2025.Situs Punden Gumuk Blitar, Jejak Cagar Budaya Masa Klasik di Hutan Brongkos Part I 25

Fragmen arca bagian pinggul.

Situs Punden Gumuk Blitar, Jejak Cagar Budaya Masa Klasik di Hutan Brongkos Part I 26

Tumpukan bata kuno Situs Gumuk tahun 2025.

Kami mencoba mencari informasi kepada Musuem Penataran terkait koleksi-koleksi Situs Punden Gumuk yang tidak lagi berada di lokasi. Berdasarkan informasi yang kami peroleh, koleksi-koleksi tersebut tidak berada di Museum Penataran. Sementara itu melalui penelusuran arsip dokumentasi yang diunggah di google map, setidaknya fragmen arca bagian badan masih dijumpai sekitar tahun 2021 – 2022. Bagi travelers sekalian yang memiliki informasi lebih jangan sungkan berbagi di kolom komentar ya.

Riwayat Pelestarian

Situs Budaya Punden Gumuk telah terdata oleh Perhutani. Benda-benda pada situs ini juga telah teregistrasi oleh BPK Wilayah XI pada tahun 2024, dapat dilihat pada kode-kode yang telah dibubuhkan pada beberapa koleksi.

Situs Punden Gumuk Blitar, Jejak Cagar Budaya Masa Klasik di Hutan Brongkos Part I 27

Kode registrasi pada koleksi Situs Gumuk.

…

Telah kami singgung di atas, bahwa selain Situs Punden Gumuk, terdapat pula Situs Mejo Miring di Hutan Brongkos. Jika travelers kalian bertandang ke Situs Gumuk, jangan lupa mampir pula ke Mejo Miring. Situs Yoni Mejo Miring Brongkos kami ulas pada link ini (klik di sini).


Writer: Galy Hardyta

Participants:

  • Trip tahun 2012 Galy, Kcing
  • Trip tahun 2015 Adon, Galy, Syaiful
  • Trip tahun 2025 Galy, Hadi

2 Comments

  1. Puput Pramukti Puput Pramukti

    Mas coba di telusuri koleksi yang hilang di rumah Mbah saimun …dulu thn 2018 saya membuat video yt saya pergi di rumah mbah saimun beliau juga menyembunyikan satu arca yg utuh .. kemungkinan atau saya duga itu adalah arca nandiswara …itu bisa di lihat di channel yt kami thn 2018 …situs mejo miring ..saya khawatir hilangnya koleksi fragmen” tersebut di ambil beliau dan komplotannya

    • Beberapa minggu setelah kami mengunjungi situs ini, terjadi pembongkaran yoni mejo miring. Beritanya sempat viral dan pelakunya dimediasi oleh instansi terkait untuk mengembalikan. Apakah beliau yang mas/mbak maksud adalah pelaku yang sama dengan perusak mejo miring, kami belum mengkonfirmasi. Kami hingga september 2026 juga belum mengunjungi kembali situs situs di brongkos pasca kejadian tersebut. Terimakasih sharing informasinya mas/mbak, chanel youtubnya apa ya? Bisa dishare juga buat referensi tambahan hehe

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari D'Travellers

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca