Situs Nambaan dikenal juga dengan sebutan Situs Sebanen. Situs ini merupakan kumpulan artifak-artifak penyusun candi yang sempat mengalami pembongkaran, kemudian dapat dilestarikan hingga saat ini.
Table of Contents
Lokasi dan Rute
Situs Nambaan secara administratif terletak di Dusun Sebanen, Desa Nambaan, Kec. Ngasem, Kab. Kediri. Untuk menuju situs ini dari Simpang Lima Gumul silakan mengikuti petunjuk arah ke Kediri/ Tulungagung/ Nganjuk yang nantinya akan bermuara ke jalan raya Kediri – Plosoklaten. Ikuti jalan tersebut hingga mentok kemudian belok kanan ke jalan Joyoboyo. Selanjutnya ikuti jalan hingga mentok kemudian belok kanan ke jalan Jaya Katwang. Pada perempatan setelah Masjid silakan belok ke kiri. Kediri Family Residence masih lurus sedikit kemudian pada gang RT 01 RW 01 silakan belok kanan mentok. Situs Nambaan berada di kanan jalan. Travelers sekalian juga dapat mempelajari rute menuju situs ini di google map dengan kata kunci Situs Nambakan.
Deskripsi Situs
Situs Nambaan merupakan kumpulan balok batu andesit, bata kuno, dan beberapa artifak penyusun candi. Benda-benda cagar budaya tersebut telah diberi peneduh di samping rumah juru pelihara, sehingga terhindar dari terik matahari dan hujan. Terdapat lapik yang diletakkan di depan rumah dan kemuncak yang diamankan di dalam rumah.
Beberapa balok batu andesit pada Situs Nambaan memiliki ornamen hias yang masih dapat dinikmati hingga sekarang. Di antara ornamen tersebut ada yang berupa ornamen geometris ataupun ornamen tumbuhan yang distilir.
Riwayat Pelestarian
Menurut penuturan Juru Pelihara Situs Nambaan, situs ini pertama kali ditemukan pada sekitar tahun 1972. Awalnya situs ini ditemukan di bawah permukaan tanah dan masih tersusun sebagai sebuah struktur. Struktur tersebut sempat dibongkar kemudian dijadikan fondasi rumah, namun akhirnya dapat terpelihara seperti saat ini.
Keberadaan situs ini pernah disurvei pada tahun 1978 dan dilaporkan dalam Laporan Kegiatan Penelitian Arkeologi Selama PELITA II tahun 1985. Dalam laporan tersebut situs ini disebut sebagai temuan sisa-sisa bangunan candi di Desa Sebanen, Kec. Gampengrejo (pada tahun 2009 Kec. Gampengrejo mengalami pemekaran menjadi Ngasem dan Gampengrejo). Dilakukan pemetaan pada situs dan pembuatan sketsa kemuncak Sebanen.
Pada September 2019, tak jauh dari situs ini ditemukan struktur yang masih terpendam. Struktur tersebut ditemukan saat masyarakat melakukan pembangunan fondasi.
Sejarah
Dalam artikel “Bangunan Suci dari Situs Nglarangan, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri; Temuan Baru Masa Kediri” terdapat kutipan dari penelitian Endang, (1989) yang menyatakan bahwa Situs Nambaan merupakan peninggalan bangunan dari masa Kadhiri. Penelitian Endang, (1989) berjudul “Candi Kepung, Arsitektur Masa Kadiri?”. Sayang sekali DTrav belum menemukan text utuh dari penelitian tersebut, sehingga belum mengetahui dasar untuk mengklasifikasikan Situs Nambaan sebagai peninggalan dari periode Kadhiri. Barangkali travelers sekalian ada yang memiliki atau mengetahui? Bisa disampaikan di kolom komentar ya. 😀
Writer: Galy Hardyta
Narasumber:
- Bapak Nur Kholis (Juru Pelihara Situs Nambaan)
Sumber:
- Laporan Kegiatan Penelitian Arkeologi Selama PELITA II
- Bangunan Suci dari Situs Nglarangan, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri; Temuan Baru Masa Kediri
Selftraveling

