Skip to content

Prasasti Jaring, Peninggalan Kerajaan Kadiri di Blitar Selatan

Blitar tak hanya pernah dikunjungi Hayam Wuruk (Raja Terbesar Majapahit). Dalam kancah sejarah, Blitar juga sering mengambil peranan penting, bahkan di Masa Kerajaan Kadiri. Salah satu bukti peninggalan kerajaan Kadiri di Blitar adalah Prasasti Jaring.

Prasasti Jaring secara administratif terletak di Kelurahan Kembangarum, Kec. Sutojayan, Kab. Blitar. Prasasti ini terletak di timur SPBU Jaring. Letaknya di selatan jalan (di kanan jalan dari arah Sutojayan/ Blitar). Terdapat papan Bertuliskan Prasasti Jaring di gerbangnya.

Keberadaan Prasasti Jaring pertama kali dilaporkan oleh Thomas Raffles dalam History of Java II ketika ia mengunjungi hutan Gurit di daerah Lodaya (Blitar bagian selatan). Prasasti ini memiliki tinggi 166 cm, lebar 86 cm dan tebal 67 cm. Bahasa dan Aksara yang digunakan dalam prasasti ini adalah bahasa Jawa kuno. Alih aksaranya dapat dilihat di OJO No. LXXI dan LPE No.47. Berikut beberapa kutipan alih aksara Prasasti Jaring:

  1. swasti cakawarsatita 1103 marggaciramasa tithi nawami cuklapaksa ma pa wr wara antagrahaca
  2. ra aisanyasta mulanaksatra balawakarana agni parwwe | ca agneya mandala) dhanuracï irika diwacanya jna crï |
  3. maharaja crï kroncaryyadipa handabhuwanamalaka parakramani | ndita digjayotunggadewanama crï gandra mingsor ri
  4. rakryan kanuruhan mapanji këbël pingsornyajna paduka crï maharaja ku | monaknikang duhan i jaring katandan mawuyahan ra
  5. tka ring wisaya makadi pinisinggih mwang kalang kalagyan cima paracima pamangunakna sang hyang ajna haji kmitananya | sambandha gatinikang duhan i jaring matuhan rare ma |
  6. mpakampak manambah i lbü ni paduka crï maharaja makasopana senapati sarwwajala sangapanjya( )takën | iniring deni wungkal brtalan mapanji paraka (tha?)
  7. ta majaryyan tutanugraha ri sangatïta prabhu lambang prahidep nikang duhan i jaring ijisnikang wtangwtang tan pürnna | ri sangatita prabhu ika ta hinya ngaken purnnanya |
  8. denikang duhan i jaring i paduka crï maharaja ri panghyang nikang duhan i jaring apan gatining kadi sira pra wisnumürttyawatara satatajagadpalaka tanda |

Penanggalan yang termuat dalam Prasasti Jaring adalah tanggal 11 bulan Margasira tahun 1103 Saka atau 19 November 1181 M. Prasasti ini dikeluarkan oleh Raja Kroncaryadipa yang bergelar maharaja Çrï Kroncaryyadipa Handabhuwanamalaka Parakramani Anindita Digjayotunggadewanama Çrï Gandra dari kerajaan Kadiri. Prasasti ini berisi tentang pemberian anugerah sima kepada penduduk Desa Jaring, karena mereka telah menujukan kebaktian kepada raja dengan menghalau musuh. Prasasti ini memuat keterangan tentang penduduk Desa Jaring tua dan Jaring muda yang telah menghadap raja dengan perantara Senapati Sarwwajala (Laksamana Laut) Sang Apanji A(…)taken, memberitahukan bahwa bahwa mereka telah memperoleh anugrah dari raja yang terdahulu (kemungkinan Raja Arryeswara) yang belum terkabulkan.

Prasasti Jaring ini merupakan satu-satunya prasasti yang dikeluarkan oleh Raja Kroncaryadipa (Çri Gandra) yang telah ditemukan hingga kini. Raja ini tidak lama memerintah Kerajaan Kadiri, karena pada tahun 1104 Saka (1182 M) berdasarkan prasasti dari Desa Semanding Raja Kameswara sudah memerintah Kadiri (Damais, 1955 : 75).


Writer: Riezta Aditya H. (Kcing)

Sumber:

  • Oud Javaansche Oorkonden (OJO)
  • https://andrikyawarman.wordpress.com/2016/07/31/prasasti-jaring/

Participant: Galy, Kcing

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *