Skip to content

Perubahan 10 Tempat Wisata di Blitar Selama 10 Tahun DTrav

Selama 10 tahun DTravellers berdiri tentunya sudah banyak perubahan-perubahan yang terjadi. Bukan dinamika DTrav yang akan kami ulas kali ini, melainkan dinamika sejumlah tempat wisata di Blitar dalam kurun waktu 10 tahun DTrav berdiri dari tahun 2009 – 2019. Apa saja yang berubah dari tempat wisata di Blitar? Mari simak ulasan berikut:

Air Terjun Coban Wilis

Perubahan 10 Tempat Wisata di Blitar Selama 10 Tahun DTrav 2

Air Terjun Coban Wilis 2009

Air Terjun Coban Wilis merupakan salah satu air terjun di Blitar yang berada pada aliran sungai lahar Gunung Kelud. Oleh karena itu air terjun ini memiliki rupa yang dinamis terutama akibat adanya aktivitas vulkanik Gunung Kelud. Pada tahun 2009 air terjun ini tampak begitu hijau. Jalur untuk menjangkaunya adalah dengan menyisir igir bukit dari Desa Semen, Gandusari. Pasca erupsi Kelud tahun 2014 wajah Air Terjun Coban Wilis berubah. Banyak tebing longsor dan jalur lama sulit untuk dilewati. Jalur termudah adalah dengan menyusuri aliran Kali Semut dari Desa Soso, meski sedikit berbahaya.tempat wisata di blitar

Air Terjun Coban Wilis 2018

Air Terjun Ondorante

Perubahan 10 Tempat Wisata di Blitar Selama 10 Tahun DTrav 3

Air Terjun Ondorante 2010

Perubahan 10 Tempat Wisata di Blitar Selama 10 Tahun DTrav 4

Air Terjun Ondo Rante 2013

Perubahan 10 Tempat Wisata di Blitar Selama 10 Tahun DTrav 5

Air Terjun Ondorante 2017

Air Terjun Ondorante juga tak jauh berbeda dengan Coban Wilis. Air terjun yang terletak di aliran Kali Bladak ini juga mengalami perubahan akibat erupsi Kelud tahun 2014. Air terjun yang dulunya menjulang tinggi kini hanya tersisa beberapa meter saja. Perubahan ini menunjukkan betapa dahsyatnya erupsi Kelud, sehingga mampu mengubur Air Terjun Ondo Rante.

Air Terjun Sirahkencong

Perubahan 10 Tempat Wisata di Blitar Selama 10 Tahun DTrav 6

Air Terjun Sirah Kencong 2010

Perubahan 10 Tempat Wisata di Blitar Selama 10 Tahun DTrav 7

Air Terjun Sirahkencong 2018

Air Terjun Sirahkencong merupakan air terjun yang terletak di kawasan Perkebunan Sirah Kencong. Lokasinya berada di belakang Pabrik Teh. Pada tahun 2010 silam, untuk menuju air terjun ini kita masih harus menyusuri semak-semak hutan belantara. Kini pasca Perkebunan Sirahkencong dibuka sebagai kawasan wisata, banyak perubahan yang terjadi. Sirahkencong menjadi salah satu primadona tempat wisata di Blitar, sehingga banyak fasilitas yang ditambahkan. Rupa Air Terjun Sirah Kencong juga tak luput dari perubahan. Air terjun ini bersolek semakin cantik. Air Terjun Sirah Kencong secara administratif masuk dalam wilayah Desa Ngadirenggo, Kec. Wlingi.

Candi Gambar Wetan

Candi Gambar Wetan merupakan salah satu candi di Blitar yang paling dinamis pada dekade ini. Sejumah ekskavasi yang dilakukan hingga tahun 2017 telah banyak menampilkan bagian-bagian candi yang terpendam. Banyak bagian tak terduga yang muncul seperti sejumlah arca, kala, struktur bangunan lain, hingga batu angka tahun. Candi Gambar Wetan secara administratif masuk dalam wilayah Desa Sumberasri, Kec. Nglegok.

Perubahan 10 Tempat Wisata di Blitar Selama 10 Tahun DTrav 8

Candi Gambar Wetan 2014

Perubahan 10 Tempat Wisata di Blitar Selama 10 Tahun DTrav 9

Candi Gambar Wetan 2016

Perubahan 10 Tempat Wisata di Blitar Selama 10 Tahun DTrav 10

Candi Gambar Wetan 2017

Candi Pertapan

Perubahan 10 Tempat Wisata di Blitar Selama 10 Tahun DTrav 11

Candi Petapan 2011

Perubahan 10 Tempat Wisata di Blitar Selama 10 Tahun DTrav 12

Candi Petapan 2017

Perubahan 10 Tempat Wisata di Blitar Selama 10 Tahun DTrav 13

Wisata Bukit Pertapaan

Candi yang terletak di salah satu puncak Gunung Pegat ini telah mengalami banyak perubahan. Perubahan tersebut utamanya terletak pada infrastrukturnya. Dahulu pada tahun 2009, untuk menjangkau Candi Pertapan hanya tersedia jalan setapak menuju puncak gunung. Jalan tersebut sangat licin apa bila terguyur hujan. Kini sudah tersedia jalan beton menuju candi. Lokasi candi juga telah dibersihkan dan dibuka sebagai kawasan wisata bertajuk Bukit Pertapaan di Desa Bagelenan.

Candi Sumberagung

Perubahan 10 Tempat Wisata di Blitar Selama 10 Tahun DTrav 14

Candi Sumberagung 2010

Perubahan 10 Tempat Wisata di Blitar Selama 10 Tahun DTrav 15

Candi Sumberagung 2016

Candi Sumberagung secara administratif terletak di Desa Sumberagung, Kec. Gandusari. Pada tahun 2010 candi ini beum sepenuhnya ditampakkan. Sejumlah sisi candi masih tertutup timbunan bukit. Kini semua sisi telah ditampakkan. Sayangnya ada batu candi yang dahulu ada di sekitar candi kini sudah tidak dijumpai lagi.

Kawah Gunung Kelud

Gunung Kelud merupakan gunung berapi aktif dengan ketinggian 1.731 m dpl. Dalam dekade 2009-2019 gunung ini pernah mengalami erupsi pada tahun 2014. Erupsi tersebut telah merubah wajah kawah kelud. Kubah lava atau anak gunung yang terbentuk akibat aktivitas vulkanik pada tahun 2007, musnah seketika akibat erupsi 2014. Kini Kawah Kelud tampak menganga dan terisi oleh air hujan, sehingga menyerupai danau. Wujud kawah seperti ini pernah terjadi sebelum aktivitas vulkanik tahun 2007.

Perubahan 10 Tempat Wisata di Blitar Selama 10 Tahun DTrav 16

Kubah lava Gunung Kelud 2009

Perubahan 10 Tempat Wisata di Blitar Selama 10 Tahun DTrav 17

Kubah lava Gunung Kelud 2013

Perubahan 10 Tempat Wisata di Blitar Selama 10 Tahun DTrav 18

Kawah Gunung Kelud 2015

Perubahan 10 Tempat Wisata di Blitar Selama 10 Tahun DTrav 19

Kawah Gunung Kelud 2017

Istana Gebang

Perubahan 10 Tempat Wisata di Blitar Selama 10 Tahun DTrav 20

Istana Gebang 2010

Perubahan 10 Tempat Wisata di Blitar Selama 10 Tahun DTrav 21

Istana Gebang 2016

Perubahan 10 Tempat Wisata di Blitar Selama 10 Tahun DTrav 22

Istana Gebang 2017

Istana Gebang, salah satu tujuan wisata sejarah ini ternyata juga mengalami sejumlah perubahan selama dekade 2009-2019. Sejumlah icon-icon bertema Bung Karno ditambahkan sehingga karisma sang proklamator tampak semakin melekat dengan Istana Gebang.

Penangkarang Rusa Maliran (Kesambi Trees Park)

Perubahan 10 Tempat Wisata di Blitar Selama 10 Tahun DTrav 23

Wana Wisata Sumberingin 2010

Perubahan 10 Tempat Wisata di Blitar Selama 10 Tahun DTrav 24

Maliran Deer Feeding 2017

Perubahan 10 Tempat Wisata di Blitar Selama 10 Tahun DTrav 25

Kesambi Trees Park 2018

Penangkaran Rusa yang secara administratif masuk dalam wilayah Desa Jatilengger, Ponggok ini tak hanya berubah tampilannya. Destinasi wisata ini bahkan juga sempat berganti nama. Awalnya disebut Wana Wisata Sumberingin kemudian menjadi Maliran Deer Feeding, dan terakhir menjadi Kesambi Trees Park. Perubahan nama ini juga diikuti dengan penambahan sejumlah infrastruktur. Kini Penangkaran Rusa Maliran menjadi semakin menarik.

Wisata Rambut Monte

Perubahan 10 Tempat Wisata di Blitar Selama 10 Tahun DTrav 26

Telaga Rambut Monte 2013

Siapa tak kenal dengan telaga cantik dari Desa Krisik Gandusari ini? Ya, telaga Rambut Monte ternyata juga tak luput dari perubahan dalam Dekade 2009 – 2019 ini. Pada tahun 2013 kita masih dapat menjumpai gardu pandang semi permanen di tepi telaga. Setelah itu, Rambut Monte mengalami sejumlah perbaikan failitas. Perbaikan tersebut juga meliputi gardu pandang. Gardu yang lama diganti dengan gardu baru yang terbuat dari bangunan permanen. Bengunannya lebih tinggi dan memiliki kapasitas yang jauh lebih banyak dari gardu lama.

Perubahan 10 Tempat Wisata di Blitar Selama 10 Tahun DTrav 27

Telaga Rambutmonte 2016

. . .

Tentunya masih banyak lagi tempat wisata di Blitar yang juga mengalami perubahan, namun karena momentnya adalah 10 tahun maka kami hanya menampilkan 10 tempat wisata di Blitar saja. Silahkan bagi teman-teman yang ingin menambahkan tempat-tempat mana saja yang telah mengalami perubahan bisa menuliskan langsung pada kolom komentar di bawah.

Perubahan 10 Tempat Wisata di Blitar Selama 10 Tahun DTrav 28

10th DTrav, traveling through the decade

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan