Skip to content

Jurug Gua Luweng, Kuda Hitam Wisata dari Blitar Selatan

jurug gua luwengJurug Gua Luweng merupakan sebuah air terjun di Blitar selatan. Bentuk tebing air terjun ini berkelok-kelok sedemikian rupa, sehingga membentuk aliran air yang indah. Sebagian airnya juga mengalir ke dalam gua di dekar air terjun. Aliran tersebut membentuk air terjun mini di dalam gua. Tapi lebih dari sekedar obyek wisata alam, Jurug Gua Luweng merupakan sebuah konsep wisata yang matang. Bagaimana bisa disebut demikian? Simak ulasan berikut.

Jurug Gua Luweng secara administratif terletak di Dusun Prodo, Desa Ngrejo, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar. Dari Blitar rute menuju Jurug Gua Luweng adalah sebagai berikut: Blitar – Kademangan – Ikuti rute menuju Pantai Tambakrejo – Perempatan Gawang ke kanan – Ikuti rute menuju Monumen Trisula – Memasuki Desa Ngrejo, petunjuk menuju Jurug Gua Luweng bisa dijumpai dengan jelas – Selanjutnya tinggal mengikuti petunjuk hingga sampai di lokasi.

road to jurug gua luwengSetiba di parkiran Jurug Gua Luweng pengunjung pasti sudah tercengang. Itu lah yang dirasakan saat rombongan besar kami mengunjungi jurug ini kemarin. Tampak bahwa penataan dan pengelolaannya sudah matang. Padahal rombongan kami datang ke Jurung Gua Luweng hanya berselang beberapa hari dari dipublikasikannya tempat ini. Bayangkan saja, baru beberapa hari dibuka sudah ada tempat parkir, ada tour guidenya, dan ada tali-tali pengaman buat menuruni lereng air terjun. Keren bukan? Dan yang lebih keren lagi, ternyata pengelolaan yang sedemikian rupa ini hasil swadaya dari warga setempat. Sempat saya ngobrol dengan salah satu tour guide, usianya masih belia dan dia ternyata anak putus sekolah. Wah tambah salut..

Bukan kah masyarakat yang seperti ini yang kita idam-idamkan selama ini? Masyarakat yang sadar wisata. Masyarakat yang mampu mandiri, dengan menembus keterbatasan mengelola potensi wisata yang ada di sekitar mereka. Akhirnya mereka pun bisa memberi kemanfaatan bagi lingkungan sekitar mereka.

Kembali ke Jurug Gua Luweng. Untuk menuju lokasi jurug, pengunjung harus melewati jalan setapak yang berkelok-kelok di antara ladang. Di ujung jalan setapak pengunjung masih harus melewati tanggul yang membendung aliran sungai Jurug Gua Luweng. Hal tersebut menambah keseruan dan memberikan kesan bagi para pengunjung. Jadi semacam wisata adventure, tapi sudah lebih ramah karena dilengkapi dengan pengaman dan tour guide.

gua luweng blitarLetak mulut Gua Luweng berada di samping air terjun. Guanya tidak terlalu luas, namun unik karena ada aliran air terjun mini di dalamnya.

travellers at jurug gua luweng BlitarRombongan open trip D’Trav Blitar di Jurug Gua Luweng

adventure jurug gua luwengUntuk bisa melihat keseluruhan dari air terjun, pengunjung bisa menuruni air terjun dengan menggunakan tali atau pun menyusuri jalan setapak.

air terjun jurug gua luwengTidak seperti kebanyakan air terjun di Blitar selatan yang mengering saat kemarau, aliran air di Jurug Gua Luweng ini tetap terjaga karena sungainya dibendung.

Sekali lagi Kecamatan Bakung telah membuktikan kapasitasnya. Setelah beberapa waktu lalu Kedung Malang (Tirto Galuh) melejit, sekarang giliran Jurug Gua Luweng di Desa Ngrejo. Semoga Jurung Gua Luweng bisa berkembang pesat dan tetap terjaga kelestariannya. Sudah saatnya potensi-potensi wisata seperti ini dimunculkan, agar Blitar punya ikon wisata selain Candi Penataran dan Makam Bung Karno. Dari Bakung, Blitar selatan, Jurug Gua Luweng siap menjadi kuda hitam wisata di Blitar Raya.


Writer : Adon

Editor : Galy Hardyta

Photographer : Adon

Participant: Adon, Upheeck, Syaiful, Aggis, Cahyo, Eliana, Lukman, Pandu, Phutut, Rama, Widia, Dea Atmaji dkk, Mbak Ian dkk

One Comment

  1. adit adit

    hihi potoq nek ngarep dewe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *