Pohon Saman yang menaungi Situs Selo Terbang.
Berada di bawah Pohon Saman raksasa, ditemani heningnya suasana bentangan sawah yang luas, di sana lah letak Petilasan Selo Terbang atau Situs Trenceng berada.
Table of Contents
Lokasi dan Rute
Secara administratif Situs Selo Terbang terletak di Dusun Trenceng, Desa Popoh, Selopuro, Blitar. Oleh karenanya situs ini juga disebut dengan nama Situs Trenceng. Rute termudah menuju Situs Seloterbang adalah dengan berpatokan pada SDN Popoh 2. Dari sekolah tersebut silakan ke utara sampai ketemu perempatan, kemudian belok kanan. Jalannya menurun kemudian kembali menanjak. Lurus saja mengikuti jalan. Sampai di area persawahan akan terlihat Pohon Saman raksasa yang menaungi Situs Selo Terbang.
Deskripsi Situs
Suasana di Situs Selo Terbang sangat lengang, mungkin karena letaknya berada di tengah area persawahan. Hampir tidak ada lalu lalang masyarakat kecuali para petani. Itu pun tidak setiap saat kita bisa menjumpai mereka. Suasana lengang yang dipadu kerindangan Pohon Saman membuat lokasi Situs Selo Terbang ini sangat nyaman untuk menenangkan hati.
Situs ini sendiri terdiri dari berapa benda cagar budaya berbahan batu dan bata yang telah hancur. Terdapat bata kuno, batu isian, fragmen batu berukir, dan umpak. Kurang jelas bagaimana bentuk asli dari benda tersebut. Pada beberapa fragmen masih dapat dilihat pahatan yang menampilkan ornamen padma. Padma adalah kelopak bunga teratai. Padma ini biasanya terdapat pada lapik arca, landasan prasasti, maupun stupa. Sayang sekali karena massivenya kerusakan, bentuk asli benda berornamen padma ini masih menjadi misteri.
Punden Selo Terbang.
Bata kuno dan batu isian.
Jika ditilik dari nama “Selo Terbang”, selo adalah batu dan terbang adalah salah satu alat musik berbentuk lingkaran (terbang di sini bukan terbangnya superman ya hehehe 😀 ), mungkin bentuk asli dari fragmen-fragmen berornamen padma tersebut adalah lapik lingkaran.
Fragmen dengan ornamen hias yang raya.
Sementara itu, umpak batu biasanya berfungsi sebagai landasan tiang penyangga bangunan. Mungkin umpak tersebut merupakan bagian dari bangunan yang menaungi obyek utama dari situs ini. Sayangnya sekali lagi kita belum tau bentuk asli obyek utama di Situs Trenceng ini. Hem.. Apa ya? Padahal ada fragmen dengan pahatan yang raya lho. Apakah kira-kira berkaitan dengan laporan Hoepermans tentang artifak di Desa Popoh?
Riwayat Pelestarian
Belum ada laporan peneliti yang secara eksplisit mengulas tentang Situs Selo Terbang. Meskipun demikian, nama Popoh pernah termuat dalam Hindoe-oudheden van Java karya Hoepermans tahun 1864. Ciri-ciri Desa Popoh yang termuat dalam laporan tersebut berada tak jauh dari Desa Krakal Wlingi. Desa Popoh tempat Situs Seloterbang berada memang tak jauh dari Krakal. Dalam laporan tersebut diinformasikan mengenai adanya arca gajah berbadan manusia, berlengan empat, bermahkota yang berada di hutan Desa Popoh. Apakah arca tersebut berada di lokasi yang sama dengan Situs Selo Terbang? Atau mungkin ada di sudut Desa Popoh yang lain? Banyak kemungkinan yang bisa dijadikan alternatif, mengingat selain di Dusun Trenceng, terdapat pula benda cagar budaya di daerah Bukur Desa Popoh.
Lokasi Petilasan Selo Terbang tampak dilestarikan oleh masyarakat. Saat kunjungan DTrav di tahun 2015, atap pelindung dari benda-benda peninggalan masa klasik ini telah rusak. Dalam kunjungan tahun DTrav 2025 atap pelindung telah diperbaiki. Susunan benda peninggalan sejarah di situs ini juga telah ditata sedemikian rupa. Terdapat bangunan tambahan dan pagar pelindung yang mengelilingi area petilasan.
Kondisi situs tahun 2015.
Kondisi situs tahun 2025.
Pagar pelindung situs.
Writer : Galy Hardyta
Sumber:
- Hindoe-oudheden van Java 1864
Participant :
- Trip tahun 2015 Adon, Galy, Syaiful
- Trip tahun 2025 Galy, Hadi








Wah bagus mas, Perlu dipetakan situs2 klasik di Blitar, Insyaallah saya akan bantu mas,
Terimakasih mas. Silahkan join di grup FB D’Travellers Blitar. Kami sering diskusi disana, baik masalah wisata alam ataupun wisata minat kusus
Oya, Ijin Saya mengutip data-data alamat setiap situs,, Saya Orang Ploso Blitar
Monggo mas. Mohon cantumkan sumbernya ya. Terimakasih
mas orang mana sih
Kami semua orang Blitar. Ada yang doko, talun, garum, sanankulon
au warga trenceng asli… au anak dari yg dlu mnjaga situs itu… dlu itu bentuk nya lingkaran besar seperti mangkok… dlu itu tmpat bermain anak” trrnceng waktu bln puasa…
Hem.. kalo gitu kemungkinan ini adalah lapik arca atau bisa juga lapik stupa
nggk tau mas wktu dlu sering main kesitu bentuk nya kyak mangkok…. mas kpn dtang nya ke desa saya dan siapa yg mmberitau mas klau ada situs kunu di desa saya
Dulu cari cari info hehehe