Skip to content

Situs Brumbung Kini | Sudah Terlambatkah??

Dulu benda-benda bersejarah Situs Brumbung terbengkalai di tempat yang disebut sawah watu tulis. Dulu situs ini renta dan begitu dekat dengan kerusakan. Padahal dulu dimasanya, situs ini begitu penting bagi kerajaan-kerajaan besar di Nusantara. Lalu, setelah kini diselamatkan, apakah ini semua sudah terlambat?

situs brumbung kediri (1)Situs Brumbung dulu kerap disebut dengan sebutan watu tulis atau ringin putih. Situs ini awalnya berada di area persawahan Dusun Kebon Agung, Desa Brumbung, Kec Kepung, Kab Kediri. Karena berada di area persawahan keberadaan situs ini menjadi kurang terawat. Arca-arca dan batu-batu candinya sangat rentan dengan kerusakan. Syukurlah kini situs ini telah memperoleh penanganan yang layak.

Situs Brumbung kini diamankan di Balai Desa Brumbung. Meski tidak insitu lagi, namun keberadaannya sekarang lebih aman dan terlindung. Situs ini juga menjadi mudah untuk dikunjungi, karena berada di Balai Desa.kantor desa brumbung (1)

Sebenarnya sepenting apa situs ini kami juga tidak tau. Yang jelas dua buah prasasti dari dua kerajaan yang berbeda dapat dijumpai di sini. Prasasti-prasasti tersebut dinamai Prasasti Brumbung I atau Geneng I dan Prasasti Brumbung II atau Geneng II. Prasasti Brumbung I berasal dari Kerajaan Kadhiri pada masa pemerintahan Kameswara. Hal tersebut diketahui dari adanya lancana Candra Kapala (tengkorak menggigit bulan) yang merupakan lancana dari Raja Kameswara. Sedangkan Prasasti Brumbung II berasal dari Kerajaan Majapahit pada masa pemerintahan Tribhuwanatunggadewi. Prasasti Brumbung II dikeluarkan pada tahun 1329 Masehi.

Dengan adanya dua prasasti dari dua kerajaan yang berbeda, menunjukkan bahwa posisi Brumbung dulu begitu strategis. Hal ini seakan-akan juga ditegaskan oleh dua prasasti lain yang ditemukan di Desa Siman yang tidak jauh dari Brumbung. Prasasti-prasasti tersebut adalah Prasasti Harinjing dan Prasasti Siman. Prasasti Harinjing dianugerahkan oleh Kerajaan Mataram Kuno (Medang), sedangkan Prasasti Siman dianugerahkan oleh Kerajaan Singosari.

Selain prasasti, Situs Brumbung juga menyimpan benda-benda cagar budaya yang beragam, seperti arca-arca dan komponen candi. Berikut benda-benda cagar budaya di Situs Brumbung:

situs brumbung kediri (8)Arca Dewa Brahma | Dewa pencipta

situs brumbung kediri (3)Arca Dwarapala | berfungsi menjaga gerbang masuk suatu tempat suci atau tempat penting.

situs brumbung kediri (2)Yoni dengan latar belakang prasasti Brumbung I

situs brumbung kediri (4)Yoni dengan latar belakang prasasti Brumbung II

situs brumbung kediri (6)Kala | hiasan bermotif raksasa di atas pintu dan relung candi

situs brumbung kediri (7)Jaladwara | berfungsi mengalirkan air

Dengan koleksi-koleksi di atas, kuat dugaan bahwa dulunya Situs Brumbung merupakan sebuah candi. Dari segi kepentingannya, pasti dulu situs ini WoW banget 🙁 Hem.. andai situs ini diselamatkan lebih awal..

Baiklah..!! Tak ada yang bisa merubah masa lalu. Ini semua tak bisa disesali. Mari selamatkan yang ada pada hari ini, untuk esok yang lebih baik. 🙂 Yakin!!

travellers in situs brumbung

+ Rute Situs Brumbung

Situs Brumbung dapat diakses dari beberapa arah, yakni dari arah Plosoklaten maupun dari arah Jalan Raya Pare-Kasembon. Berikut detail rute dari arah Plosoklaten Kediri: ikuti ruas jalan Plosoklaten-Pare sampai memasuki Desa Gedang Sewu – sesampai di pertigaan perhutani di Gedang Sewu silahkan berbelok ke kanan (jalan raya Puncu-Kepung) – susuri jalan raya yang menghubungkan Kec Puncu dengan Kec Kepung sampai memasuki Desa Brumbung. Berikut detail rute dari arah jalan raya Pare-Kasembon: memasuki Desa Damarwulan perhatikan gapura bertuliskan PLTA Siman dan Mendalan disebelah kanan jalan  – ikuti ruas jalan yang menuju kedua PLTA tersebut, tapi sampai Desa Brumbung saja.


Writer : Galy Hardyta

Participant : Galy, Kcing, Mei, Lia

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *