Skip to content

Perjalanan Maut ke Air Merambat Gunung Gedang (Air Terjun Kucur Tretes)

air merambat gunung gedang blitarJadi ini to yang disebut-sebut sebagai Air Terjun Gunung Gedang?? Ini sudah bukan lagi air terjun, mungkin lebih cocok disebut air merambat.

Tidak! Kami sama sekali tidak kecewa dengan pencapaian perjalanan kali ini. Ini justru bisa menjadi destinasi wisata janis baru di Blitar. Di Nganjuk saja ada Air Merambat Roro Kuning, lalu jika sekarang di Blitar ada Air Merambat Gunung Gedang  mengapa tidak?? 😀

Lokasi air merambat ini berada di balik Gunung Gedang dan aliranya merambat turun ke Kali Putih. Oleh karenanya air merambat ini hanya dapat dituju dengan menyisir Kali Putih.

kali putih blitar (1)

Kali Putih Blitar

Menyisir Kali Putih sebenarnya sangat berbahaya. Kali Putih merupakan salah satu aliran sungai lahar Gunung Kelud. Sewaktu-waktu bisa saja terbentuk aliran lahar dingin di sungai ini, terutama saat musim penghujan. Jadi kalau mau lebay sedikit, sebenarnya perjalanan kali ini adalah perjalanan antara hidup dan mati, mengingat perjalanan ini kami lakukan di bulan Desember. Hehehe…

kali putih blitar (2)

Menyusuri kantong lahar Kali Putih

Kami menyisir Kali Putih dengan berjalan kaki. Selama penyisiran yang kami lihat hanyalah hamparan material pasir dan batu Gunung Kelud. Hii.. cukup menyeramkan. Di kanan kiri kami hanya ada tebing-tebing curam, sehingga kalau terjadi lahar dingin.. ya habis lah kami.. Namun di balik resiko yang besar tentunya selalu ada sesuatu yang mengesankan. Berjalan diapit tebing-tebing seperti ini sungguh memberikan suasana yang lain. Megahnya tebing-tebing tersebut membuat kami serasa kecil dan tentunya membuat kami semakin takjub dengan kuasa Sang Pencipta Alam. Rasa takjub ini terus menemani hingga akhirnya kami sampai di lokasi air merambat.

air merambat gunung gedang blitar (1)

Di kemudian hari spot ini dikenal pula dengan sebutan Air Terjun Kucur Tretes

Kami memang tidak berlama-lama di sini. Segera bergegas adalah pilihan yang tepat sebelum cumulo nimbus mengepung dan menghujani kami. Kalau hanya berjalan kaki saja, kami pasti akan segera tersapu hujan. Okelah numpang truk pasir adalah jawabannya. Perjalanan penuh resiko ini pun diakhiri dengan resiko.

kali putih blitar (4)Kenggronjalan di atas truk!! = KLIMAKS perjalanan ini!!


Writer : Galy Hardyta

Participant : Galy, Tiko

8 Comments

  1. Wauwww,,,,,,
    Kerennnn 😀

  2. 24 s/d 26 saya ke lokasi ini.
    Bisa camp ga disana ?

    Salam Backpacker Indonesia dari Jember Backpacker
    m/

  3. asal g hujan bisa ngecamp mas.. kalo hujan agak rawan..
    kalo mau menyusur lebih ke utara nanti bisa ketemu air terjun yang lebih gede

    maturnuwun sudah mampir.. salam balik dari travellers Blitar

  4. mbah batang mbah batang

    Monggo yg mau camp di gunung gedang saya dampingi. Cari saya di warung mbah bajang. Panggilan saya “batang/remik/kede” 24jam selalu di sungai kali putih

  5. Geger Geger

    Grub ini mash exis? Boleh gabung?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *