Skip to content

Museum Airlangga dan Candi Adan-adan, Oleh-olehnya Blusukan Bareng PASAK

Tentunya ada hal baru yang kami peroleh dari jalan-jalan bareng PASAK Minggu 26 Agustus 2012 kemarin. Coba tebak.. Apakah Selongangleng?? Museum Airlangga?? Candi Adan-adan?? Atau Candi Tegowangi?? 😀 Benar.. jawabannya adalah Candi Adan-adan. Lho?? Lalu kenapa judulnya juga nyinggung Museum Airlangga?? Hehe.. Ya karena, dalam posting ini kami juga akan mengulas tentang Museum Airlangga beserta koleksinya. Tak usah panjang lebar lagi, berikut ulasanya:

Museum Airlangga

Secara administratif Museum Airlangga berada di Desa Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Museum ini berada 4.7 km di barat pusat pusat Kediri dan berjarak 38.6 km dari Blitar. Tidaklah sulit untuk menemukan lokasinya, sebab museum ini masih berada satu komplek dengan Obyek Wisata Selomangleng yang terkenal.

Museum Airlangga sebenarnya merupakan museum pindahan dari museum lama yang berada di Jl. A.Yani, oleh karenanya sebagian koleksinya berasal dari museum lama. Koleksi-koleksi tersebut cukup beragam, baik wujud, periodisasi, maupun asalnya. Sayangnya keterangan terkait koleksi-koleksi tersebut kurang mendetail, sehingga kurang memberikan informasi bagi pengunjung awam.

Seperti apakah koleksi-koleksi Museum Airlangga?? Monggo dipersani 😀

arca ardhanariArca Ardhanareswari

Arca Brahma

Arca Budha

Arca Leluhur

Arca Siwa

Arca Siwanandi

Arca Wisnu

Batu Angka Tahun

Ganesa

Jaladwara

Jambangan Batu

Kala Kediri

Kala Jawa Timuran

Makara

Miniatur Rumah

prasasti batu

Yoni

Candi Adan Adan

Nah yang ini masih gress.. hehehe.. :mrgreen:

Candi Adan adan berada 13 km di utara pusat Kediri atau berjarak 34 km dari Blitar. Candi Adan-adan merupakan reruntuhan candi yang secara administratif terletak di Desa Adan adan, Kecamatan Gurah, Kab Kediri. Reruntuhan tersebut dapat dijumpai pada sebuah kebun diseberang pemakaman umum Desa Adan-adan.

reruntuhan candi

makara yang terpendam

Berdasarkan tinjauan langsung ke lokasi, sebagian  komponen candi ini masih terpendam. Indikasi tersebut mencul dari adanya dua buah makara yang terpendam dengan posisi yang sejajar. Diduga kedua makara tersebut adalah pintu masuk ke candi. Berdasarkan posisi makara itu pula terlihat bahwa Candi Adan-adan menghadap ke barat, sesuai ciri khas dari candi-candi periode Jawa Timur.

kala yang belum jadi

Komponen lain yang juga dijumpai pada reruntuhan candi ini adalah Kala. Dari pahatannya tampak bahwa kala tersebut belum selesai dikerjakan. Keberadaan kala yang belum jadi ini menimbulkan beberapa spekulasi. Apakah Candi ini belum selesai didirikan? Atau Perenovasiannya yang belum selesai?? Sebab sangat mungkin sebuah candi mengalami renovasi dan pembangunan yang bertahap.

Sejauh ini Candi Adan-adan memang masih menyimpan misteri yang besar. Semoga kelak ada penelitian dan tindakan untuk menguak dan melestarikan candi tersebut.

…..Oleh-oleh yang mantab dari tlatah Kediri. Terimakasih teman-teman PASAK. Terimaksih atas blusukan dan informasi-informasi berharga yang diberikan. Sukses selalu untuk komunitas Pelestari Sejarah-Budaya Kadhiri.

Related post:


Writer: Galy Hardyta

Participant : Galy, Kcing, Meitika, Arlian, dan teman-teman PASAK

One Comment

  1. Petromax !!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *