Skip to content

Menyisir Eksotika Pesisir Pucanglaban

Pucanglaban merupakan sebuah desa dan sekaligus ibukota Kecamatan Pucanglaban, Tulungagung. Uniknya, desa ini justru berada di pelosok kecamatan, di mana sebelah timurnya berbatasan dengan Kabupaten Blitar dan sebelah selatan berbatasan dengan samudra Hindia. Konsekuensi dari posisinya yang berbatasan langsung dengan samudra, menyebabkan pesisir desa ini dihiasi oleh hamparan pantai-pantai yang indah. Salah satu pantai yang pernah kami kunjungi adalah Pantai Molang. Tak dapat dipungkiri bahwa eksotika pantai itu telah menggugah hasrat kami untuk kembali menyusuri pesisir Pucanglaban.travellers in pantai lumbung

Perjalanan ini kami mulai dari jalan Cemara 116. Bersama Mas Erwin dan Mas Ipoenk, kami menuju Pucanglaban melalui Kademangan. Rute ini sama persis dengan rute yang kami lalui ketika menuju Pantai Molang.  Dari kantor Kecamatan Kademangan kami berbelok ke kanan menuju Desa Maron. Setelah menjumpai pertigaan puskesmas pembantu Maron, kami berbelok ke kanan hingga menjumpai pertigaan yang di tengahnya terdapat miniatur candi di Desa Panggungduwet. Dari pertigaan tersebut, kami kembali berbelok ke kanan menuju Pasar Puser dan melanjutkan perjalanan hingga Desa Pucanglaban. Setiba di Desa Pucanglaban kami langsung menuju area tambak, dari area itulah perjalanan ini ditentukan.

Pantai Pacar

Belum sempat menentukan pantai mana yang akan disambangi, pesona ombak di sekitar tambak sudah terlebih dulu menghipnotis kami. Tanpa berfikir panjang kami langsung meluncur ke bawah. Di sana terlihat hamparan pasir putih yang timbul tenggelam dihantam ombak. Sedikit ngeri juga, tapi pemandangan di spot ini sungguh memukau.

Spot ini akrab disebut sebagai Pantai Pacar. Pantai ini memang lebih sering tenggelam sehingga hanya dikenal di kalangan pemancing. Di sebelah timur pantai dapat dijumpai instalasi pendistribusi air tambak. Jika cerah, disebelah barat tampak samar-samar sebuah air terjun  yang aliran airnya jatuh ke laut. Pemandangan tersebut sungguh menarik hati. Kami pun sepakat untuk menyisir pantai di sebelah barat pantai Pacar dengan harapan bisa sampai di air terjun tersebut.

foto by Mas Erwin

Pantai Lumbung

Setelah menyisir jalan tanah di barat Pantai Pacar, akhirnya kami sampai di Pantai Lumbung. Seperti halnya Pantai Pacar, pantai ini lebih dikenal di kalangan para pemancing. Hal tersebut memang cukup beralasan sebab akses untuk turun ke pantai masih sulit dan berbahaya. Penduduk yang kami jumpai memang tidak merekomendasikan pantai ini untuk dikunjungi, sebab Desa Pucanglaban sudah memiliki Pantai Molang sebagai icon wisata. Tapi percuma ngomong sama orang nekat seperti kami. Nggah-nggih nggah-nggih tapi ra kepanggih, dan kami pun tetap turun.

Pantai Lumbung memang eksotis. Walau pantainya tidak terlalu lebar tapi pemandangan di sini benar-benar memukau. Keindahan itu ditambah dengan adanya batu karang yang menjulang megah.

Ternyata rute menuju air terjun yang kami maksud masih jauh. Sebenarnya jika Pantai Blabak Umbul Drono di sebelah barat Pantai Lumbung tidak pasang, air terjun tersebut dapat dituju dengan sisir pantai.

Setelah puas menikmati eksotika Pantai Lumbung kami memutuskan untuk berteduh di Pantai Molang sekaligus mengakhiri perjalanan ini. Semoga diperjalanan-perjalanan selanjutnya kami dapat menyusuri lebih jauh pantai-pantai di Pucanglaban, mengingat masih dapat ditemui pantai-pantai lain hingga ke Dlodo.


Writer : Galy Hardyta

Participant : Galy, Kcing, Erwin, Ipoenk

28 Comments

  1. erwin erwin

    asekkkkkkkkkkkk

  2. erwin erwin

    sandalku mek ilang….

  3. haha.. ayo-ayo.. bablasne ndek air terjun

  4. Sutikno Rejol Sutikno Rejol

    Yo uwis Mas Erwin mengko sandal sampean sing ilang aku ganti kirim ae no rekening nang aku yoooooooooooo, hhhhhhhhhhhhh ……….salam

  5. Mas Boleh minta koordinatnya gak??

  6. waduh kurang paham mas kordinatnya.. yang jelas di barat pantai pacar.. dibalik bukit..

  7. nek google gak ada jalanx juga ini soalx
    ….

  8. memang di google map belum ada jalannya.. cukup sedikit improvisasi aja..

  9. minggu depan berangkat bikin peta pke gps… 🙂

  10. Yudia Yudia

    Siip…!! Liputane bener2 cantik.. Travellers sejati..!! Ceritain juga donk kondisi jalan en jalur menuju lokasi itu… bisa naik kendaraan roda 4 or roda 2 aja… Thanks…

  11. kondisi jalannya sudah enak mbak, cuma di desa terakhir aspalnya bolong-bolong.. roda empat bisa sampai pantai molang.. untuk pantai lumbung harus jalan kaki karena menuruni tebing..

  12. melina melina

    asik ya kepantai jelajahi yg lain to obat kangen jauh dr negri blitarqu

  13. @alfinofr : Sudah dapat koordinatnya ???, sharing dong …. trims

  14. foto yg pertama, paling atas kae jian TOP MARKOTOP … he3x

  15. iya mbak,. hehe. . . jelajahi yang lain juga ok,.. air terjun ada,. wisata gunung ada,. wisata batu juga ada,. hehehe. . . . wah kayaknya lagi di negeri nun jauh disana nih,. hehehe…
    Salam D’Travellers Blitar.. 😀

  16. ahhh saya naksir pantainya 😀
    kapan2 nyoba ke tulung agung..

    btw orang tulung agung kah?

  17. pantainya keren-keren mas hehehe 😀
    bukan, kita anak Blitar, tetangganya Tulungagung

  18. didit suhardianto didit suhardianto

    mas erwin lak ng pantai molang temui q., q asli wng pucanglaban..
    ;;

  19. didit suhardianto didit suhardianto

    ni q asli tulungagung desa pucanglaban deket pantai molang.
    sayang pantai molang jalane rusak.. ayo nikmati pantai molang

  20. […] deretan Pantai Lumbung dan Pantai Blabak. Wii… Jadi inget tahun 2012 lalu pernah sampai di Pantai Lumbung. Dulu mau lanjut ke Blabak masih pasang. Tak disangka sekarang saya bisa melihat Pantai Blabak dari […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *