Skip to content

Menengok Candi Tapan di Persawahan Bendosewu Blitar

dwarapala tapanArca Candi Tapan

Seperti julukanya “Region Seribu Candi”, Kabupaten Blitar memang memiliki banyak candi dan situs peninggalan sejarah seperti Candi Kotes, Sawentar, Gambar Wetan, Kalicilik, dan iconya yaitu Candi Palah Penataran. Dalam postingan ini DTrav tidak akan membahas candi-candi tersebut, melainkan membahas candi lain di area persawahan Dusun Bakulan, Desa Bendosewu, Talun. Namanya Candi Tapan. Penamaan candi ini tidak lepas dari mitos masyarakat setempat yang mempercayai bahwa lokasi candi ini dulunya merupakan sebuah tempat bertapa (tapan). Ada juga yang secara unoffical menyebutnya percandian dewa penghancur karena candi ini memiliki arca-arca yang menyeramkan. Hehehehe 😈 Ngeriiii

Lokasi dan Rute

Candi Tapan secara administratif terletak di Desa Bendosewu, Kec. Talun, Kab. Blitar. Untuk menuju Candi Tapan, dari perempatan Karang Tengah, Kota Blitar silakan menuju ke timur. Perempatan Kanigoro masih lurus ke timur mentok sampai MTS Al-Umron (Lapangan Bendosewu). Silakan belok ke kanan sampai menjumpai perempatan kemudian belok kiri sampai masuk area persawahan. Candi ini berada di area persawahan Dusun Bakulan. Koordinat candi pada map dapat diakses di sini.

Riwayat Pelestarian

Dalam buku Candi Indonesia Seri Jawa disebutkan bahwa Candi Tapan ditemukan kembali pada tahun 1995. Candi Tapan kembali viral pada tahun 2010 karena mengalami penggalian liar. Setelah peristiwa tahun 2010, keberadaan Candi Tapan mulai dikenal secara luas. Pada tahun 2011 dilakukan ekskavasi oleh BP3 (sekarang BPCB) Jawa Timur dan 2015 kembali dilakukan ekskavasi. Sebenarnya keberadaan benda cagar budaya di area yang kini dikenal sebagai Candi Tapan sudah pernah dilaporkan Knebel dalam ROC tahun 1908. Dalam laporan tersebut tercatat sejumlah arca yang ditemukan di Dukuh Bakalan (sekarang Dusun Bakulan). Arca-arca yang dilaporkan meliputi: dua arca Dwarapala, Bodhisatwa, fragmen Siwa, arca tokoh, dan Siwa Mahayogi.

candi tapan blitarTidak seperti awal ditemukannya, arca-arca Tapan yang dulu tersebar di beberapa titik kini sudah dikumpulkan jadi satu, agar mudah perawatan dan pengamanannya

nandi tapanKumpulan arca dan komponen candi

arca candi tapanArca dwarapala

lingga candi tapan

Benda cagar budaya yang ditemukan pada ekskavasi tahun 2015. Saat ini disimpan di Museum Mpu Tantular Sidoarjo.

Deskripsi candi

candi tapanStruktur Candi Tapan baru tampak sebagian. Struktur tersebut berada dalam lubang ekskavasi dengan kedalaman enam meter. Struktur candi tersusun dari batu bata. Pada lubang ekskavasi juga terdapat pecahan yoni.

Arca-arca Tapan pada tahun 2010 masih tersebar di sejumlah titik di sekitar lokasi candi. Saat ini arca arca tersebut sudah dikumpulkan tak jauh dari lokasi candi. Arca-arca yang pernah termuat dalam ROC 1908 sebagian besar masih dapat dijumpai hingga saat ini, bahkan sejumlah arca yang dulunya belum pernah diinventarisasi juga turut dikumpulkan.

Sejarah

Belum ditemukan sumber sejarah tertulis baik angka tahun maupun prasasti yang ditemukan di Candi Tapan.


Writer: @kanaka139 / Upeck

Photographer: @kanaka139

Editor: Galy Hardyta

Sumber:

  • Rapporten van de Commissie in Nederlandsch Indie voor Oudheidkundig Onderzoek op Java en Madoera (ROC)
  • Sedyawati E., Hariani S., Hasan D., Ratnaesih M., Wiwin D. Sudjana R., dan Chaidir A. 2013. Candi Indonesia: Seri Jawa. Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman, Direktorat Jendral Kebudayaan, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan

Self travelling

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!