Skip to content

Kepo-Kepo Kelompok Arca Pijiombo Blitar

Hujan datang mengguyur saat kami mulai turun dari Sirah Kencong. Jalur baru Sirah Kencong via Tegalasri pun tak luput dari guyuran hujan. Terpaksa deh kami mencari tempat berteduh. Saat melewati daerah Pijiombo kami melihat semacam gardu. Gardu itu berada di sebelah kiri jalan dari arah Sirah Kencong. Sontak kami berhenti untuk berteduh. Gardu itu tampak mencurigakan, di situ kami mulai kepo. Seperti ada bau-baunya situs hehehehe. 😀 Saya berinisiatif memanjat pagar untuk melihat isi gardu dari jarak yang lebih dekat. Ternyata firasat saya benar, di sana terdapat sekelompok arca kuno masa Hindu Budha.

Pada kelompok arca Pijiombo ini kami bisa menjumpai arca narasinga, arca tokoh, jambangan batu, serta fragmen-fragmen lainnya.

arca pijiomboArca Narasinga terlihat dari samping. Arca ini digambarkan mengangkat kedua tangannya. Tinggnya 75 cm, lebar dasar 35 cm, tebal 35 cm.

situs pijiombo blitarJambangan batu ini dihiasai Padma (pahatan kelopak teratai).

situs pijiomboArca Tokoh yang digambarkan sedang duduk.

pijiomboFragmen berbentuk belalai.

Tak ada diskripsi yang menjelaskan mengenai keberadaan arca-arca ini. Menurut suatu laporan penelitian di tahun 1995, bentuk fisik dan ornament pahat arca-arca ini memiliki kemiripan dengan Candi Sirah Kencong. Kuat dugaan bahwa arca ini dipindahkan dari Sirah Kencong ke Pijiombo, karena pada masa kolonial tempat ini merupakan komplek petinggi perkebunan.

Saat ini Kelompok Arca Pijiombo berlokasi di belakang bekas perkebunan kopi Pijiombo, Desa Ngadirenggo, Wlingi, Blitar. Kami sudah kepo. Kapan giliran kalian kepoin Pijiombo?


Writer : Feryan Herma Fauzi (Veri)

Editor : Galy Hardyta

Photographer : Feryan Herma Fauzi

Sumber :
Penelitian dan Pengkajian Kepurbakalaan di Sepanjang Sungai Lekso Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar, Propinsi Jawa Timur

Participant : Veri, Diki, Tama

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *