Skip to content

Gua Ngerit alias Ngerit Stone Park Trenggalek

Gua Ngerit alias Ngerit Stone Park Trenggalek 2

Tak berlebihan jika Gua Ngerit ini disebut sebagai Ngerit Stone Park, sebab selain sejumlah gua, kalian juga akan menemukan keindahan taman batu di sini. Wisata gua ini secara administratif terletak di Desa Senden, Kec. Kampak, Kab. Trenggalek.

Rute

Dari Trenggalek

Gua Ngerit berjarak sekitar 17 km dari pusat Trenggalek. Untuk menuju Gua Ngerit arahkan perjalanan kalian ke Kec. Kampak. Dari Pertigaan Pasar Jarakan arahkan perjalanan kalian menuju Karangan (Ikuti plang petunjuk arah ke Karangan/ Panggul, Pacitan, Wonogiri). Ikuti jalan raya Jarakan – Karangan sejauh 1 km dan kalian akan menjumpai petunjuk arah menuju Gandusari/ Kampak. Dengan mengikuti arah Gandusari/ Kampak sejauh 16 km, kalian akan tiba di Gua Ngerit.

Ada beberapa hal yang perlu dicermati saat menuju obyek wisata ini. Saat menjumpai pertigaan Kantor Desa Wonorejo, Kec. Gandusari silahkan pilih arah yang lurus untuk menuju Gua Ngerit. Mendekati lokasi gua, travelers sekalian akan disuguhi jalanan berkelok khas pegunungan. Kelokan-kelokan ini menambah keseruan sekaligus tantangan selama perjalanan. Tenang saja, jalanan berkelok ini tidak terjal dan lebar, sehingga dapat dilalui dengan aman baik menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Dari Tulungagung

Arahkan perjalanan kalian ke Trenggalek. Pertigaan Durenan lurus saja, selanjutnya pada perempatan Taman Desa Kedunglurah berbelok ke kanan untuk menuju arah Gandusari/ Kampak. 300 m di selatan Taman Kedunglurah kalian akan menjumpai pertigaan, belok kanan untuk melanjutkan ke arah Gandusari/ Kampak. Pertigaan Kantor Kecamatan Gandusari belok ke kiri. Selanjutanya saat menjumpai pertigaan Kantor Desa Wonorejo, Kec. Gandusari silahkan pilih arah yang lurus untuk menuju Gua Ngerit.

Tiket Masuk

Tiket masuk Gua Ngerit seharga Rp. 6.000,- untuk hari biasa dan seharga Rp. 8.000,- untuk weekend (Sabtu, Minggu) dan hari libur. Buka mulai pukul 08.00 sampai 16.00 WIB.

Fasilitas

Fasilitas pendukung pada Obyek Wisata Gua Ngerit ini cukup lengkap, mulai dari toilet, mushola, gazebo, bangku taman, hingga kedai-kedai makanan. Tersedia pula tempat parkir yang luas untuk kendaraan roda dua maupun roda empat.

Keindahan Gua

Sesuai dengan jargonnya sebagai “Stone Park”, kawasan ini memang lebih seperti bentangan labirin batu yang berkelok-kelok. Pada area yang cukup luas ini lah terdapat beberapa gua seperti Gua Pertapan, Gua Ngerit, Gua Agung, dan Gua Landak. Jadi Gua Ngerit ini bukan gua tunggal ya gaes. 😀

Daya tarik dari Gua Ngerit bukan hanya itu saja, masih banyak spot-spot menarik yang tersebar di sini seperti jembatan Putri Ngerit, aliran sungai bawah tanah, rumah batu, situs mitos, situs meja kursi dan bangsal kencana.

Gua Ngerit alias Ngerit Stone Park Trenggalek 3

Sign Board bertulisakan Goa Ngerit, dalam KBBI kata yang baku adalah “Gua”Gua Ngerit alias Ngerit Stone Park Trenggalek 4

Gua AgungGua Ngerit alias Ngerit Stone Park Trenggalek 5

Sungai bawah tanahGua Ngerit alias Ngerit Stone Park Trenggalek 6

LabirinGua Ngerit alias Ngerit Stone Park Trenggalek 7

Jembatan Putri Ngerit

FYI, pada kawasan Gua Ngerit ini memang terdapat aliran sungai bawah tanah. Sungai ini di bendung, sehingga membentuk aliran air terjun saat debitnya deras. Keren bukan? Keberadaan jembatan Putri Ngerit yang melintang di atas aliran sungai semakin melipatgandakan keindahan obyek wisata ini.

Gua Ngerit alias Ngerit Stone Park Trenggalek 8

Pemandangan dari Situs Meja Kursi

Spot-spot lain seperti rumah batu dan situs meja kursi terletak pada dinding tebing batu raksasa. Dari spot-spot ini kalian dapat menyaksikan kawasan wisata Gua Ngerit dari lokasi yang lebih tinggi, sehingga akan memperoleh view yang lebih luas.

Cerita Rakyat

Keberadaan Gua Ngerit ini tak lepas dari cerita rakyat yang berkembang. Berdasarkan papan keterangan yang terdapat pada lokasi wisata, keberadaan gua ini berkaitan dengan tempat pertapaan seorang putri dari Majapahit. Sementara itu, dalam Buku Cerita Rakyat dari Trenggalek karangan Edy Santosa dan Jarot Setyono, gua ini dikaitkan dengan legenda Putri Ngerit asal Kediri. Dalam buku tersebut Putri Ngerit berjumpa dengan tokoh Demang Tangar. Cerita ini juga banyak mengulas asal-usul nama tempat di sekitar Kec. Watulimo Trenggalek.


Writer: Galy Hardyta

Sumber: Santosa, E. dan J. Setyono. Cerita Rakyat dari Trenggalek. Grasindo

Participant: Galy dan keluarga

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!