Skip to content

Bendungan Wonorejo

Mendengar nama Bendungan Wonorejo, ingatan kita pasti akan tertuju pada sebuah bendungan unik di Kabupaten Tulungagung. Unik, karena lokasi bendungan ini berada di lereng Gunung Wilis dengan ketinggian 188 m dpl. Meskipun bukan satu-satunya bendungan yang berada di dataran tinggi, namun bendungan ini cukup membius kami, mengingat di Blitar ndak ada yang kaya’ gini. Adapun Bendungan Nyuyur dan Waduk Ngusri yang berada di kaki Gunung Kelud Blitar tidaklah seluas dan sekeren bendungan ini.

Menyusuri jalanan gunung yang berkelok-kelok untuk menuju bendungan??

Ya.. memang demikianlah rute untuk menuju Bendungan Wonorejo. Bagi kami yang berangkat dari Blitar utara, rute yang kami pilih adalah melalui Ngantru – Ngujang – Perempatan Rumah Sakit lama Tulungagung – kemudian berbelok ke arah barat, searah dengan Obyek Wisata Serabah / Jambu Land.

Nah.. rute yang kami ulas di atas belumlah rute yang bergunung-gunung. Baru setelah mendekati Wisata Serabah, jalanan mulai menanjak dan berkelok-kelok. Sungguh seru dan menyenangkan rute ini, jalanannya mulus dan pemandangan di sekitarnya juga asri. Sesekali terlintas di benak kami, bagaimana bisa ada bendungan di atas gunung? hehe.. :mrgreen:

Foto dan ulasan terkait Bendungan Wonorejo

Setelah beberapa saat terpukau dengan kelak-keloknya jalan gunung, akhirnya kami pun tiba di Bendungan Wonorejo. Dan tak perlu diperintah lagi, kamera-kamera kami segera siap untuk mendiskripsikan pemandangan di sekitar bendungan. Wal hasil simak foto-foto berikut:

Sebenarnya semua keterangan mengenai Bendungan Wonorejo sudahlah lengkap, mengingat di beberapa titik memang disediakan papan-papan keterangan terkait bendungan ini. Tapi tidak ada salahnya jika kami ulas sedikit tentang bendungan ini.

Bendungan Wonorejo secara administratif terletak di Desa Wonorejo, Kecamatan Pagerwojo, Tulungagung. Bendungan ini berjarak 11 km dari pusat Tulungagung dan 40 km dari Blitar. Bendungan ini didirikan pada tahun 1992 dan diresmikan pada tahun 2001.

Merujuk pada keterangan-keterangan yang ada, diketahui bahwa bendungan ini berada dibawah pengelolaan Perum Jasa Tirta I Divisi Jasa Air dan Sumber Air (ASA) II. Sebagai sumber air, bendungan ini memiliki kapasitas tampung air bruto 122 juta meter kubik, kapasitas tampung air netto 106 juta meter kubik. Sebagai pembangkit  tenaga listrik,bendungan ini memiliki kapasitas pembangkit sebesar 7 mVA, kapasitas turbin 6,5 mW, dan voltage 20 kV.

Dari sisi kepariwisataan, ada beberapa fasilitas pendukung antara lain: resort, gedung serba guna, gardu pandang, tempat parkir, restaurant, cottage, mushola, toilet, kolam renang, play ground, dan mini teater. Dengan fasilitas yang sedemikian lengkap dan panoramanya yang memukau, Bendungan Wonorejo sangatlah recommended untuk tujuan wisata. Kami sudah membuktikannya, bagaimana dengan anda?? 😉

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *