Skip to content

Ayo Ngadem di Candi Bacem Blitar

candi bacem

Candi Bacem.

Hey para travelers yang sering main ke Blitar selatan, terutama yang ke arah Pantai Serang atau Ngadipuro. Yok mampir di mari. Ini nih Candi Bacem, salah satu peninggalan sejarah yang terletak di Blitar selatan. Candi ini secara adminstratif masuk dalam wilayah Desa Bacem, Kec. Sutojayan, Blitar. Letaknya cukup strategis karena berada tidak jauh dari rute menuju Pantai Serang dan Pantai-pantai Ngadipuro.

Kemarin sepulang dari Pantai Serang, DTrav menyempatkan diri mampir di Candi Bacem. Tempatnya teduh karena berada di antara rerumpunan bambu. Cocok buat ngadem setelah panas-panasan dari pantai. Di sini suasana nya cukup tenang sehingga cocok untuk menenangkan hati.

Candi Bacem sendiri juga cukup menarik untuk diamati. Sekilas candi ini memang telah runtuh dan hanya tampak seperti tumpukan bata saja. Padahal tidak demikian.

Deskripsi Candi

Candi Bacem terdiri dari dua buah struktur candi yakni sebuah candi induk dan sebuah candi perwara (candi pendamping). Kedua struktur tersebut tersusun dari bata dan sedikit batu trasit. Candi induk berada di utara candi perwara. Struktur candi induk memiliki panjang 5.40 m, lebar 5 m dan tinggi 1.10 m, sedangkan candi perwara memiliki panjang 3.10 m, lebar 3 m dan tinggi 1.09 m.

candi induk candi bacemCandi induk

struktur didnding candi bacemPelipit candi induk.

Candi induk menghadap ke arah barat, hal ini bisa dilihat dari sisa-sisa tangga masuknya yang masih tersisa. Di atas candi induk terdapat sembilan umpak bermotif hias, dua umpak polos, fragmen antefik, dan kemuncak.

candi perwara candi bacemCandi perwara.

Struktur candi perwara relatif lebih utuh. Di sisi utara masih terlihat struktur dinding yang kokoh. Di atas candi dapat dijumpai enam umpak polos dan sebuah kemuncak.

Ditilik dari sisi-sisa struktur yang masih ada, diduga bentuk asli Candi Bacem ini merupakan bangunan terbuka, dengan tubuh dan atap candi berupa struktur tiang kayu(hilang/lapuk) dengan umpak batu di bawahnya dan atap genting di atasnya. Dugaan tersebut didukung oleh banyaknya pecahan tembikar yang turut tertumpuk bersama pecahan batu bata.

antefik candi bacemAntefik.

umpak candi bacemKemuncak.

Jumlah struktur candi di Candi Bacem bisa saja lebih dari dua. Pada Hindoe-oudheden van Java (1864 – 1867) dalam ROD 1913 disinggung mengenai keberadaan struktur candi ke tiga (derde tempel). Letak candi ke tiga ini sedikit ke timur dari lokasi candi utama. Candi ke tiga ini juga tersusun dari bata.

Sejarah

Belum ditemukan sumber sejarah tertulis baik angka tahun maupun prasasti yang berasal dari Candi Bacem.

Riwayat Pelestarian

Candi Becem dilaporkan Hoepermans dalam bukunya Hindoe-oudheden van Java (1864 – 1867) dalam ROD 1913. Tahun 1908 Knebel mengunjungi dan mendata candi ini, kemudian melaporkannya ke dalam ROC. Candi Bacem termuat pula dalam laporan Kegiatan Perlindungan dan Pembinaan Peninggalan Sejarah dan Purbakala Tahun 1984 – 1986.

Lokasi dan Rute

Candi Bacem secara adminstratif terletak di Desa Bacem, Kec. Sutojayan, Kab. Blitar. Letak candi ini cukup strategis karena berada tidak jauh dari rute menuju Obyek Wisata Pantai Serang dan Pantai-pantai Desa Ngadipuro. Untuk menuju Candi Bacem, dari Kota Blitar arahkan perjalanan ke Lodoyo (Sutojayan). Pasar Lodoyo lurus saja ke selatan ke arah Ngeni sampai menemukan papan petunjuk arah Candi Bacem. Ikuti saja arah yang ditunjukkan. Candi Bacem berada di belakang SDN Bacem 3. Koordinat candi pada map dapat diakses di sini.

. . .

Gimana? Niatnya cuma ngadem tapi malah jadi cerita panjang lebar. 😀 Yok yang penasaran, langsung aja ngadem di Candi Bacem. 😛


Writer : Galy Hardyta

Photographer : Adon

Sumber:

  • Rapporten van de Commissie in Nederlandsch Indie voor Oudheidkundig Onderzoek op Java en Madoera (ROC)
  • Rapporten van den Oudheidkundigen Dienst in Nederlandsch-Indie (ROD)
  • Sedyawati E., Hariani S., Hasan D., Ratnaesih M., Wiwin D. Sudjana R., dan Chaidir A. 2013. Candi Indonesia: Seri Jawa. Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman, Direktorat Jendral Kebudayaan, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan

Participant: Adon, Galy, Andrik

7 Comments

  1. enek yo fg ne moto awak e dw ngono kui .haha dwur dw sisan.

  2. Apresiasi wi. Mosok fg ne gak nampak 😀

  3. kok yo nampak 😀 .. q lagek arep sign in.

  4. wah boleh dong skali skali nampang

  5. ilham ilham

    ada lagi lo situs yoni di Sumberagung sama ngreco. dan satu lagi reco ulo pohgajih. sama reco kano karangkates

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!