Skip to content

Ayo Ngadem di Candi Bacem Blitar

travellers di candi bacemHey kalian yang sering main ke Blitar selatan, terutama yang ke arah Pantai Serang atau Ngadipuro. Yok mampir di mari. Ini nih Candi Bacem, salah satu peninggalan sejarah yang terletak di di Blitar selatan. Candi Bacem secara adminstratif masuk dalam wilayah Desa Bacem, Kec. Sutojayan, Blitar. Letaknya cukup strategis karena berada tidak jauh dari rute menuju Pantai Serang dan Pantai-pantai Ngadipuro. Dari Terminal Lodoyo kita tinggal ke selatan (searah rute menuju Ngadipuro) sampai menemukan plang petunjuk arah Candi Bacem lalu mengikutinya. Candi Bacem berada di belakang SDN Bacem 3.

Kemarin sepulang dari Pantai Serang, kami menyempatkan diri mampir di Candi Bacem. Tempatnya teduh karena berada di antara rerumpunan bambu. Cocok buat ngadem setelah panas-panasan dari pantai. Di sini suasananya cukup tenang sehingga cocok untuk menenangkan hati.

Candi Bacem sendiri juga cukup menarik untuk diamati. Sekilas candi ini memang telah runtuh dan hanya tampak seperti tumpukan bata saja. Padahal tidak demikian.

candi bacemCandi Bacem terdiri dari sebuah candi induk dan sebuah candi perwara (pendamping). Keduanya tersusun dari bata dan sebagian kecil batu andesit. Candi induk menghadap ke arah barat, ini bisa dilihat dari sisa-sisa tangga masuknya yang masih ada. Di atas candi induk terdapat 9 umpak bermotiv hias, dua upak polos, fragmen antefik, dan struktur kemuncak.

candi induk candi bacemBangunan Induk

struktur didnding candi bacemBangunan induk belum sepenuhnya hancur, kita masih bisa melihat bagian pelipitnya.

Bangunan perwara relatif lebih utuh. Di sisi utara masih terlihat struktur dinding yang kokoh. Di atas candi kita bisa melihat 6 umpak polos dan sebuah kemuncak.

candi perwara candi bacemBangunan pendamping

Ditilik dari sisi-sisa struktur bangunan yang masih ada, diduga bentuk asli Candi Bacem ini menyerupai gazebo kalau jaman sekarang. Jadi bentuknya merupakan bangunan terbuka, dengan bilik candi dan atap candi digantikan oleh struktur tiang kayu(hilang/lapuk) dengan umpak batu dibawahnya dan atap genting di atasnya. Hal tersebut semakin didukung dengan banyaknya pecahan tembikar yang turut tertumpuk bersama batu bata.

antefik candi bacemantefik

umpak candi bacemKemuncak

Mengenai kesejarahan Candi Bacem masih menjadi misteri. Ada pendapat yang menyataan bahwa candi ini merupakan peninggalan dari era Majapahit. Candi yang tersusun dari bata memang identik dengan peninggalan Majapahit, tapi sebenarnya tidak demikian. Bahan penyusun candi itu disesuaikan dengan sumberdaya alam yang ada ditempatnya atau juga dengan teknologi yang berkembang dimasanya. Jika suatu daerah melimpah batu andesitnya maka candi akan cenderung disusun dari batu andesit, begitu pula jika yang melimpah adalah batu kapur atau pun tanah liat. Asumsi yang mendasari pendapat bahwa Candi Bacem merupakan peninggaan Majapahit adalah dari ukuran batanya. Semakin muda usianya, biasanya semakin kecil ukuran batanya. Pada Cand Bacem ini ukuran batanya memang lebih kecil ketimbang bata dari candi-candi lainnya.

Gimana? Niatnya cuma ngadem tapi malah jadi cerita panjang lebar. 😀 Yok yang penasaran, langsung aja ngadem di TKP. 😛


Writer : Galy Hardyta

Photographer : Adon

Participant: Adon, Galy, Andrik

6 Comments

  1. enek yo fg ne moto awak e dw ngono kui .haha dwur dw sisan.

  2. Apresiasi wi. Mosok fg ne gak nampak 😀

  3. kok yo nampak 😀 .. q lagek arep sign in.

  4. wah boleh dong skali skali nampang

  5. ilham ilham

    ada lagi lo situs yoni di Sumberagung sama ngreco. dan satu lagi reco ulo pohgajih. sama reco kano karangkates

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *