Skip to content

Air Terjun Lawean Tirai Alam dari Blitar

Tidak berlebihan jika Air Terjun Lawean ini disebut sebagai tirai alam. Air terjun yang terletak tak jauh dari gerbang Perkebunan Kawisari, Desa Semen, Gandusari ini memang memiliki aliran yang melebar dan jatuh menyerupai tirai. Pada dasarnya air terjun ini memang bukan air terjun tunggal, ada sekitar tiga aliran air terjun yang letaknya berdekatan. Saking dekatnya, percikan aliran yang satu dengan lainnya saling bertaut. Inilah yang membuat Lawean terkesan menyerupai tirai.

Air Terjun Lawean terletak tak jauh dari Kawasan Agro Wisata Sirah Kencong, sehingga secara umum memiliki rute yang sama. Jika mengikuti rute Sirah Kencong via Kawedanan Wlingi, air terjun ini dapat dituju dengan berpatokan pada pertigan setelah pabrik susu. Jika Sirah Kencong ke kanan, maka air terjun ini ke kiri.

Kondisi Jalan menuju Air Terjun Lawean tergolong menantang. Rutenya berkelok-kelok khas jalur pegunungan. Tak semua jalannya telah beraspal, bahkan 2 – 3 km mendekati air terjun jalannya masih tanah. Jalanan tanah ini harus diwaspadai terutama jika para traveler sekalian ingin mengunjungi Lawean di musim penghujan. Bisa dipastikan jalanan akan becek dan licin. Jadi hati hati ya. Keep safety traveling! 😀

Lawean atau Laweyan? Atau sama saja?

Terkadang air terjun ini disebut pula Air Terjun Kawisari karena terletak tak jauh dari gerbang Perkebunan Kawisari.

Keindahan Air Terjun Lawean memang layak untuk diperjuangkan. Beratnya medan yang kalian lalui akan terbayar lunas disini. Tirai alamnya benar-benar eksotis. Lingkungan sekitar air terjunnya juga sangat alami. Lawean benar-benar cocok untuk ngadem. Gak percaya? Ayok datang langsung ke Lawean 😀


Writer: Galy Hardyta

Photographer: Dea Atmaji & Tiko

Participant: Anggun, Galy, Tiko, Veri, Ali Moes, Agung, Ardi, Dea Atmaji, Pita, Khurul, Mu’id, Tofa, Ulfa, Wahyu

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *